Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pesan Irjen Wahyu untuk Ustaz Zaid Maulana Korban Penusukan, Menyentuh

Senin, 02 November 2020 – 05:30 WIB
Pesan Irjen Wahyu untuk Ustaz Zaid Maulana Korban Penusukan, Menyentuh - JPNN.COM
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo didampingi Dandim 0118 Aceh Tenggara Letkol CZI Noor Arif Khusaini (tengah) menyerahkan bantuan pengobatan dari Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada kepada ustadz Muhammad Zaid Maulana, korban pembacokan saat sedang menjalani perawatan medis di RSU Nurul Hasanah Kutacane, Aceh Tenggara, Ahad (1/11/2020). (ANTARA/HO-Dok. Polres Aceh Tenggara)

jpnn.com, MEULABOH - Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyampaikan pesan untuk Ustaz Muhammad Zaid Maulana yang masih terbaring di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane.

Ustaz Muhammad Zaid Maulana merupakan korban penusukan saat sedang berceramah di Masjid Al Husna, Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, kabupaten Aceh Tenggara, Aceh pada Kamis (29/10) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Pesan menyentuh dari Irjen Pol Wahyu disampaikan oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo ketika menyerahkan bantuan dari Kapolda Aceh itu untuk yang Ustaz Zaid Maulana.

Menurut Wanito Eko Sulistyo, Irjen Pol Wahyu berpesan agar ustaz Muhammad Zaid Maulana terus bersemangat dalam menjalankan syiar Islam melalui kegiatan dakwah.

Kapolda juga berpesan kepada korban agar terus meningkatkan kegiatan keagamaan untuk perbaikan umat ke depan sehingga semakin lebih baik melalui ceramah agama.

Saat menemui Ustaz Muhammad Zaid, AKBP Wanito Eko Sulistyo yang didampingi sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang berkunjung ke Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane menyerahkan bantuan berupa uang tunai.

“Bantuan dari Bapak Kapolda Aceh dalam bentuk uang, untuk membantu biaya pengobatan ustadz Zaid Maulana," kata AKBP Wanito Eko Sulistyo yang dihubungi dari Meulaboh, Minggu (1/11).

Dia juga menyampaikan bahwa kasus penusukan terhadap ustadz Zaid Maulana akan diusut hingga tuntas, sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.