Sri Mulyani: Tak Bisa Buat Pegawai Sekaya Gayus
Rabu, 05 Mei 2010 – 16:30 WIB
Bukan hanya menyinggung soal kasus bailout Bank Century yang disebut-sebut telah dipolitisir, Sri Mulyani pun mengakui bahwa sejak terungkapnya kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Tambunan, sorotan tajam publik semakin menghakimi Kemkeu yang tengah dinakhodainya. "Saya klarifikasi, hal tersebut memang membuat beban psikologis yang cukup panjang. Tadi sebelum saya datang (di acara ini), saya tanya dulu siapa organizer-nya dan tujuannya apa? Katanya, agar kami tidak dinilai negatif. Saya balik tanya, 'Apakah selama ini kita berbuat salah?' Rupanya lagi-lagi (ini) penilaian setelah (kasus) Gayus," ungkapnya.
Sri pun mengatakan, saat ditunjuk menjadi Menkeu, yang menjadi tujuannya hanyalah membawa perubahan ke arah yang lebih baik, serta menambah kebanggaan pada internal institusi Kemkeu dalam bekerja menjalankan tugas bernegara. "Kita harus memiliki karakter kebanggaan, meskipun prestasi yang dilakukan kalah dengan berbagai berita yang buruk. Tapi bukan berarti kita lelah untuk meletakkan fundamental berbangsa dan bernegara yang baik. Karena menurut saya, kita tidak hanya sekadar hidup dan eksis, tapi harus membangun prinsip-prinsip," paparnya.