Stok Kertas BPKB STNK Habis
Kamis, 23 Mei 2013 – 08:29 WIB
Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Margono Tanuwijaya juga mengaku telah mendengar soal kelangkaan blangko kertas BPKB dan STNK itu di beberapa daerah. Beruntung, tidak banyak pembeli motor yang complain mengenai hal ini. Akan tetapi pihaknya berharap hal ini bisa segera diselesaikan oleh pihak Kepolisian."Jangan sampai ini berlarut-larut, kalau sebulan dua bulan masih bisa ditahan, tapi kalau sudah lebih dari itu pasti banyak yang complain," katanya.
Sebagai produsen, Margono menjelaskan bahwa proses pemberian BPKB dan STNK itu sepenuhnya diatur oleh diler. Namun begitu, kalau diler mengalami hambatan dalam hal penjualan otomatis produsen akan merasakan dampaknya. Untuk melancarkan penjualan, AHM saat ini memiliki 1.785 diler resmi di seluruh Indonesia."Ini kan bukan kesalahan produsen atau diler, tapi seratus persen kelemahan ada di pengadaan kertas yang dikelola pemerintah dalam hal ini Kepolisian," tukasnya.
Namun begitu, dia mengaku pihak produsen maupun diler sepeda motor belum melakukan protes secara resmi kepada Kepolisian. Sebab hingga saat ini dampak ke penjualan belum terasa signifikan. Apalagi Kepolisian sudah mengeluarkan surat keterangan sementara sebagai bukti sah."Kita nggak ngerti persoalannya seperti apa, apakah produksi kertasnya yang seret atau produsennya yang tidak bener. Yang pasti kita berharap hal seperti ini tidak membuat penjualan mandek," jelasnya. (wir)