Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Wapres Ma'ruf Amin Kunjungi Proyek Pembangunan Bendungan Way Sekampung

Selasa, 23 Maret 2021 – 17:00 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Kunjungi Proyek Pembangunan Bendungan Way Sekampung - JPNN.COM
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin (kemeja putih) melakukan kunjungan kerja pada proyek pembangunan Bendungan Way Sekampung di Provinsi Lampung. Foto dok PT PP

jpnn.com, LAMPUNG - PT PP (Persero) tengah mengebut pembangunan proyek bendungan yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu Pembangunan Bendungan Way Sekampung.

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja pada proyek pembangunan Bendungan Way Sekampung di Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Ma’ruf Amin didampingi oleh Jarot Wiyoko selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR bersama dengan jajaran Direksi BUMN Karya.

Dalam acara tersebut, M. Toha Fauzi selaku Direktur Operasi 2 PT PP bersama dengan Pande Ketut selaku SVP Divisi Infrastruktur 2 PT PP beserta Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga turut hadir dalam acara kunjungan tersebut.

"Kehadiran Bendungan Way Sekampung akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Pekerjaan pembangunan bendungan ini tidak dihentikan pemerintah selama masa pandemi Covid-19 untuk menjaga target penyelesaian PSN serta menjaga kesinambungan roda perekonomian Indonesia," ujar Sekretaris Perusahaan PT PP Yuyus Juarsa.

Pembangunan proyek Bendungan Way Sekampung yang terletak di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung saat ini secara total keseluruhan telah mencapai 92 persen yang ditargetkan dapat diselesaikan pada Triwulan III tahun ini.

Pembangunan bendungan Way Sekampung ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, antara lain: penyediaan air irigasi untuk luas lahan 55.373 hektare, penyediaan air baku sebesar 2.482 liter per detik untuk Kota Bandar Lampung, Branti dan Kota Metro.

Selain itu, bendungan tersebut dapat berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohida (PLTM) dengan daya sebesar 5,4 MW (2 x 2,7 MW).