11-11-11, 415 Pasangan Nikah, 25 Bayi Lahir

Sabtu, 12 November 2011 – 08:17 WIB

MEDAN – Sedikitnya, 415 pasangan pengantin muslim melangsungkan pernikahan di tanggal cantik yakni Jumat 11 November 2011 (11-11-11)Hal ini disebutkan Kepala Seksi Urusan Agama Islam Departemen Kementerian Agama (Kemenag) Medan, Impun Siregar di kantornya, Jl Sei Batu Gingging, Medan, Sumut, Jumat sore.

Impun mengatakan, pihaknya sempat kesulitan memenuhi permintaan warga yang ingin menikah pada hari ini, terutama pukul 11.00 WIB."Ada tren peningkatan permintaan untuk melangsungkan pernikahan pada tanggal tertentu yang dianggap baik, seperi hari ini

BACA JUGA: Ada Masalah, Plt Gubernur Jangan Diam

Tren ini mulai terlihat sejak tiga tahun terakhir," kata Impun.

Berdasarkan data Kantor Kemenag Medan, jumlah terbanyak berasal dari Kecamatan Medan Amplas yakni 45 pasangan pengantin
Sedangkan jumlah paling sedikit berasal dari Kecamatan Medan Baru hanya 6 pasangan

BACA JUGA: Lapas Martapura Over Kapasitas

Sementara 19 kecamatan lain di Medan bervariasi.

Sementara, jumlah pasangan non muslim yang mencatatkan pernikahannya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pada tanggal cantik itu hanya 12 pasangan
Beragama Kristen 10 pasangan  dan yang beragama Budha 2 pasangan

BACA JUGA: Kemendagri Siap Tampung Pegawai Papua-Papua Barat

"Ke-12 pasangan ini merupakan pasangan yang menikah hari ini dan langsung mencatatkan pernikahannya hari ini jugaBisa jadi masih ada pasangan yang menikah hari ini tapi belum mencatatkan pernikahannya ke kita," terang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Medan, Darussalam Pohan.

"Bahkan ada yang setahun setelah dia menikah baru dicatatkan sama kitaMemang selayaknya setelah dia menikah di kuil atau gereja, dia harus segera mencatatkan pernikahannya agar terdaftar, namun ada juga yang baru mencatatkannya setelah lama dia menikah," ujar Darussalam

Buktinya, lanjut Darusalam di hari ini ada juga pasangan yang baru mencatatkan pernikahannya tanggal 11/11/2011, namun sudah menikah jauh hari sebelum tanggal tersebut"Kalau yang mencatatkan pernikahannya tanggal hari ini ada sebanyak 7 pasanganYakni 4 pasangan kristen dan 3 pasangan Buddha," jelas Darussalam.

Salah satunya pasangan yang menikah adalah dr Dewi Puspitasari dan Marwan Al Fajri, yang melangsungkan pernikahannya di Gedung Aceh SepakatPemilihan tanggal  cantik ini, awalnya direncanakan oleh sang pengantin pria (Marwan), sedangkan pengantin wanita (Dewi) tidak menyadari penanggalan tersebut"Yang mencari tanggal dan segalanya itu suami, saya malah tidak menyadari makna pemilihan angka tersebut," ucap Dewi yang merupakan putri bungsu dari Nasir Syarbaini, mantan Kepala BPS SU.

Sedangkan Marwan, sudah menyadari hal tersebut, karena itu pernikahan yang sudah direncanakan sejak bulan Maret yang lalu, tidak mendapat hambatan dalam pencarian tempat, "Ide untuk menikah di tanggal 11-11-11 ini karena tanggalnya unik, lucu saja bila dilihat di surat nikah dan sertifikat nikah," ujar Marwan, putra dari pasangan Asril Basrah dan Ratnawati Siregar

Selain karena tanggal yang memiliki angka yang sama, tanggal kelahiran pasangan pengantin ini bila dijumlahkan sama dengan 11Dewi lahir pada tanggal 8 Januari 1983 sedangkan Marwan lahir pada tanggal 3 Maret 1982, "Bila dijumlahkan tanggal kelahiran kita sama dengan 11, makanya saya setuju untuk menikah pada tanggal 11," tambah Dewi

Karena sudah merencanakan jauh hari, untuk mencari penghulu dan tempat melangsungkan pernikahan juga tidak terlalu rumit, bahkan bisa dikatakan dipermudah, "Karena niat kita baik dan perencanaan sudah jauh hari, untuk mencari tempat dan penghulu juga dipermudah, tidak terlalu ribet seperti orang lain," tambah Dewi. 

Menikah ditanggal yang cantik, awalnya tidak terlalu istimewa, tetapi sejak digembor-gembor oleh media, menikah pada tanggal yang sangat jarang terjadi ini seperti memiliki sebuah sensasi yang berbeda"Sensasi yang dirasakan 2 kali lipat, pertama karena sensasi menikah yang pada  umunya dirasakan oleh setiap pengantin, kedua karena nikahnya di tanggal yang sedang heboh dibicarakan orang," ujarnya sambil tertawa.

Selain pernikahan, sejumlah ibu hamil juga rela dioperasi untuk melahirkan bayi pada tanggal cantikNamun ada juga yang melahirkan secara normalSedikitnya, ada 41 bayi yang lahir Jumat (11/11)Secara rinci, 25 bayi lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rosiva, 11 bayi di Sri Ratu, 3 di RSU Imelda, 2 bayi di RSU Martha Friska Komplek Multatuli.

Ada pula yang lahir kembarBayi kembar itu lahir di RSIA RosivaDari 25 bayi yang dilahirkan di sini, 17 bayi berjenis kelamin pria dan 8 lagi berjenis kelamin wanitaBahkan, 10 diantara para bayi tersebut dilahirkan secara normalBayi kembar laki-laki yang terlahir normal dari pasutri Yasdi Tanjung dan Salmitahlawati   

Direktur RS Ibu dan Anak Rosiva Dr Djaffar Siddik SpOG mengakui, permintaan proses persalinan pada tanggal 11-11-2011 cukup tinggiDitegaskannya, pihaknya tak langsung serta merta menyetujui pasien yang minta untuk dilakukan operasi Caesar"Persalinan permintaan pasien, harus memenuhi syarat (operasi caesar) Usia kandungan 38 sampai 40 minggu, itu diperbolehkan operasi caesarTapi, kalau itu belum mencukupi, dokter mana pun tidak ada yang berani melakukannyaKarena ini menyangkut nyawa manusia," terangnya"Semua bayi yang dilahirkan, baik normal mau pun Caesar, konsidinya sehat," tambahnya.

Ita, Bidan RSIA Rosiva, saat dihubungi melalui telepone seluler mengatakan, "Ada 2 pasien lagi yang datang mau melahirkan di rumah sakit kitaNamun saat dilakukan pemeriksaan medis, seperti 1 bayi akan lahir lagi secara normal, mengingat ini merupakan anak kedua dari pasien," tutur bidan yang telah bekerja di rumah sakit tersebut selama 21 tahun.

Ketua IDI Medan Hendri Salim Siregar  saat dikonfirmasi melalui telepone seluler mengatakan, permintaan pasien untuk menentukan jadwal melahirkan merupakan hak pasien dan itu dalam etika kedokteran diperbolehkanNamun, katanya, dokter tidak begitu saja menyetujui perminmtaan pasien tersebutDiperlukannya pemeriksaan detil dan permintaan itu yang harus memenuhi syarat"Asal syarat-syarat dan usia kehamilan yang sudah matang, itu diperbolehkan," ucapnya.(gus/ris/smg/joe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sehari, Ratusan Pelanggan PLN Diputus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler