3 Cara Pemerintah Genjot Eskpor

Kamis, 19 Juli 2018 – 08:24 WIB
Ilustrasi peti kemas. Foto: Frizal/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi untuk bisa menggenjot ekspor sesuai dengan target.

’’Pertama tentu saja melakukan misi dagang. Pasar utama Indonesia berada di Jepang, Tiongkok, Singapura, dan India,’’ ujar Arlinda, Rabu (18/7).

BACA JUGA: Indonesia Bersaing dengan Thailand untuk Ekspor Buah

Dengan misi dagang itu, pihaknya meminta para perwakilan RI di 44 negara di luar negeri gencar melakukan negosiasi supaya mau membeli produk Indonesia.

Strategi kedua ialah mencari pasar-pasar lain atau di luar pasar tradisional.

BACA JUGA: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit Rp 14,6 Triliun

Yaitu, Afrika, wilayah Timur Tengah, Asia Selatan yang meliputi Sri Lanka, India, Bangladesh, dan Pakistan.

Indonesia juga mencari pasar-pasar ke Amerika Latin, misalnya ke Cile.

BACA JUGA: Delivery Order Online Dongkrak Ekspor dan Impor

Tahun ini pemerintah menargetkan sepuluh negara untuk menjalankan misi dagang, termasuk negara di Afrika dan New Zealand.

’’New Zealand, kami sudah menawarkan. Barang kita laku di sana, terutama kopi dan crackers. Kemudian, kita ke Afrika Selatan ke Nigeria dan merambah ke Afrika Utara, sesudah itu ke Tunisia dan Maroko,’’ tambah Arlinda.

Cara ketiga adalah gencar mengikuti pameran di luar negeri. Ada beberapa pameran besar yang akan dilakukan.

Misalnya, Tiongkok International Import Expo di Shanghai dan Dubai World Expo di 2020 yang persiapannya sudah dimulai sekarang.

Selain itu, Kemendag rutin menghelat ajang Good Design Indonesia (GDI) yang merupakan adaptasi dari model seleksi desain G-Mark yang diadakan di Jepang.

GDI adalah sebuah pengakuan yang diberikan kepada hasil karya desain terbaik Indonesia untuk memperkenalkan kualitas dan desain tersebut ke dunia internasional. (agf/c4/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor Bisa Lebih Baik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler