600 Izin Sawit, Baru 30 Persen Operasional

Kamis, 21 Agustus 2008 – 15:43 WIB

!-- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } -->JAKARTA-Minat investor akan sawit Kalbar cukup tinggi, hingga tahun 2007 Dinas Perkebunan Kalbar mencatat 621 perusahaan yang sudah mengantongi izinTetapi baru 30 persen yang operasional.

jpnn.com - Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, mengatakan, beberapa perusahaan yang belum juga operasional disebabkan banyak faktor.

“Salah satu penyebabnya adalah kurangnya modal, adanya juga yang masih mencari rekan kerja untuk mengembangkan perkebunan tersebut,” katanya, didampingi Kepala Bappeda Kalbar, Fathan A Rasyid, di JCC, Jakarta.

Sehingga, kata dia, terbuka peluang untuk kerjasama antarpengusaha di sektor perkebunan dan sektor-sektor lainnya

BACA JUGA: Listrik-Infrastruktur Kendala Investasi Kalbar

Rencana Tata Ruang Propinsi Kalbar telah mengalokasikan 6,1 juta hektar untuk kawasan budidaya
Dari jumlah itu, 3,5 juta hektar untuk berbagai komoditi perkebunan

BACA JUGA: Diusulkan Sekda Definitif

Dari 3,5 juta itu hingga 2006 sudah 1 juta hektar yang sudah dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit, karet, kelapa, kakao, dan lada

Kini, masih ada 66 persen untuk dimanfaatkan

BACA JUGA: Tiga Opsi Isi Kursi Sekda Medan

Ekspor produksi perkebunan mencapai 134.760 ton yang didominasi karet, yang jumlahnya 169,9 juta Dolar AmerikaPDRD dari perkebunan Rp2,6 triliun atau 34,79 persen.(lev)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumit, Sistem Administrasi Bikin Keder Pemda


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler