Abu Tholut Siapkan Skenario Culik Pejabat

Senin, 13 Desember 2010 – 05:00 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes (Pol) Boy Rafly Amar saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jumat (10/12). Foto: Fery Pradolo/INDOPOS

JAKARTA - Penyidik terus mengembangkan informasi yang diperoleh paska penangkapan Imron Baihaqi alias Abu TholutDari mulut mantan ketua wakalah III Jamaah Islamiyah itu petugas memperoleh informasi baru

BACA JUGA: Sultan Tolak Mobilisasi Rakyat Jogja

Salah satunya, rencana kelompok ini melakukan penculikan terhadap pejabat negara

   
"Targetnya akan dibarter dengan tahanan yang sudah ditangkap," kata sumber Jawa Pos kemarin ( 12/12)

BACA JUGA: Terima Gratifikasi Diancam Turun Jabatan

Abu Tholut ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya bae, Kudus, Jawa Tengah
Di rumah yang dibangun dengan uang Rp 60 juta hasil warisan itu, Imron sedang menemui istrinya yang sakit.
   
Abu Tholut adalah pimpinan sayap militer tanzhim (gerakan)  baru bernama tanzhim Al Qaidah Serambi Mekkah

BACA JUGA: Rendah, Dukungan Pemda Berantas Korupsi

Kelompok ini berhasil mengumpulkan anggota dari berbagai jamaah seperti NII, KOMPAK, Darul Islam, dan kelompok lainnya

Menurut pengakuannya, selama pelarian setelah ditetapkan sebagai DPO ( daftar pencarian orang), Abu Tholut berhasil melakukan konsolidasi atau re-grouping dengan anggota jaringan yang masih belum tertangkap"Kelompok Toni Togar, Fadli Sadama, dan kelompok Abu Tholut satu jaringan," kata perwira yang tadi malam berada di Surabaya, Jawa Timur itu

Tentang siapa yang diculik dan siapa yang dibarter, dia enggan menjelaskan lebih detail"Targetnya pejabat, untuk membarter orang yang sangat dihormati Abu Tholut," katanya.
   
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar enggan menjelaskan perkembangan penyidikan Abu Tholut"Sementara masih dilakukan pemeriksaan dan pemberkasanKeterangan yang boleh saya sampaikan harus bersumber dari berita acara, ini kan belum selesai," katanya

Meski begitu, Boy memastikan, Densus 88 masih bekerja secara intensif di lapangan"Kita akan berikan keterangan lengkap segera, nanti Selasa atau Rabu," kata mantan Kanit Negosiasi Densus 88 Mabes Polri itu.(rdl)  

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... MK Periksa Keluarga Hakim Arsyad Sanusi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler