Aburizal Sesalkan Cara Pemerintah

Terkait Penanganan Kasus Pajak

Rabu, 24 Februari 2010 – 00:03 WIB
Aburizal Bakrie. Foto : Dokumen JPNN
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie menyesalkan cara-cara yang ditempuh oleh pemerintah dalam menyelesaikan berbagai dugaan kasus pajak"Soal penyelesaian dugaan kasus pajak itu sudah ada mekanisme hukumnya

BACA JUGA: Awal Inisial Saja, Akhir Sebut Nama

Jalan yang ditempuh pemerintah dengan cara menyebarluaskan berbagai dugaan kasus pajak mempublikasikannya ke media massa, itu bukan mekanismenya," kata Aburizal Bakrie, di sela-sela HUT ke-42 Fraksi Golkar DPR RI di gedung Pustaka Loka, komplek Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (23/2) malam.

Ditegaskan Ical-panggilan akrab Aburizal Bakrie-, meski salah seorang dari Direktur PT Bumi Resources (perusahaan milik Ical,red) telah dijadikan tersangka dugaan penggelapan pajak, hal itu tidak akan mampu merubah pendirian Fraksi Golkar terhadap kasus Bank Century
"Rekomendasi Fraksi Golkar pasti tidak berubah walau ada ancaman yang dikait-kaitkan dengan pajak PT Bumi Resources," tegasnya.

Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Setya Novanto yang baru-baru ini dilaporkan ke polisi terkait kasus pajak, mengaku tak terpengaruh dengan hal itu.  Novanto bahkan mengungkap pembicaraannya dengan tokoh Golkar seperti Akbar Tandjung yang saat ini menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar

BACA JUGA: FPKS Juga Salahkan Boediono-Sri Mulyani

"Pak Akbar Tandjung menanyakan ke saya bagaimana soal dugaan kasus pajak" Lalu saya jawab baik-baik saja," tandas Novanto.

Ditegaskannya, masalah pajak tidak akan menggoyang konsistensi Golkar dalam kasus Bank Century
"Apa pun ancaman terhadap diri saya, termasuk dugaan kasus pajak, itu tidak boleh mempengaruhi sikap dan rekomendasi Fraksi Golkar terhadap skandal Bank Century," tegasnya.(fas/gus/awa/jpnn)

BACA JUGA: Fraksi Golkar Amankan Posisi SBY

BACA ARTIKEL LAINNYA... Boediono-Sri Mulyani Harus Diproses Hukum


Redaktur : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler