Agus Yakin DPR Setujui Pembatasan BBM

Rabu, 08 Desember 2010 – 20:55 WIB
JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan pembatasan BBM premium akan berlaku untuk seluruh mobil plat hitam per 1 Januari 2011Meski belum disetujui secara resmi melalui rapat paripurna, namun DPR diyakini akan menyetujui opsi yang disodorkan pemerintah guna menghemat anggaran subsidi ini.

"Saya yakin, komisi VII dan DPR RI akan menyetujui opsi ini

BACA JUGA: Ke LN, Maksimal Bawa Barang Seharga Rp2,5 Juta

Karena itu memang ada dalam rencana kerja kita (Pemerintah dan DPR) berlaku untuk tahun 2011,’’ ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada wartawan di DPR RI Jakarta, Rabu (8/12).

Bahkan, kata Agus, bukan hanya pembatasan BBM premium saja yang akan dilakukan
Tahun 2011, akan menjadi tahun penghematan anggaran di seluruh Kementrian dan Lembaga

BACA JUGA: Pemerintah Turunkan Tarif Angkutan Laut

Selain itu juga menjadi tahun dimulainya penghematan energi listrik secara lebih riil.

"Kita tidak hanya melakukan pembatasan BBM bersubsidi saja, tapi juga efesiensi PLN, peningkatan lifting minyak dan juga harus memastikan bahwa energi alternatif terus dikembangkan,’’ kata Agus.

Hingga saat ini, skema pembatasan BBM subsidi telah dimatangkan oleh pemerintah
Pembatasan perdana BBM subsidi akan berlaku untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) per 1 Januari 2010

BACA JUGA: Pemerintah akan Audit Forensik Century

Dari wilayah ini, diharapkan terjadi penghematan BBM subsidi sekitar 500 ribu KL per tahun.

Tahap pembatasan kedua akan dilanjutkan pada 1 Juli 2011 dan akan diterapkan di seluruh Pulau Jawa dan BaliDari pembatasan di dua pulau dengan konsumsi BBM terbesar ini, Pertamina dan pemerintah berharap terjadi penghematan hingga 4 juta KL per tahun.

Barulah pada tahun 2012, pembatasan BBM subsidi akan mulai diterapkan di pulau Sumatera dan pulau KalimantanTahun 2013, pembatasan BBM subsidi akan menyusul di pulau Sulawesi.

‘’Saya tidak bisa sebut berapa angka pasti yang kita dapat dari penghematan iniYang penting, kita harus pastikan bahwa BBM subsidi ini tidak lagi melebihi kuota BBM subsidi kitaKarena kalau tanpa pembatasan, tahun ini bisa lebih dari 38 juta kiloliter,’’ kata Agus.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Century, BI dan Bapepam Kompak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler