Ahmad Heryawan Klaim Dirinya Bersih dari Korupsi BJB Syariah

Rabu, 13 Maret 2019 – 22:31 WIB
Ahmad Heryawan. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah memeriksa eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher, Rabu (13/3). Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan korupsi pencairan kredit fiktif yang dilakukan Bank Jawa Barat (BJB) Syariah.

Usai diperiksa, Aher mengakui, dirinya sempat menjadi pemegang saham BJB saat masih menjadi Gubernur Jawa Barat. Hal itu, kata Aher dia lakukan untuk mewakili pemerintah.

BACA JUGA: Bareskrim Periksa Ahmad Heryawan

"Tentu saya sebagai pemegang saham pengendali ya, yang berhak mengusulkan calon komisaris, calon direksi kepada komisaris,” kata Aher di Bareskrim Polri, Rabu.

BACA JUGA : Bareskrim Periksa Ahmad Heryawan

BACA JUGA: Hari Ini KPK Garap Aher untuk Kasus Suap Meikarta

Nantinya, setelah dilakukan penilaian, usulan dilanjutkan komisaris ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang kemudian hasilnya dibawa ke rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk menunjuk Dirut BJB.

Aher mengaku dirinya hanya mengetahui hal tersebut. Sementara ketika disinggung kasus hukumnya, Aher memastikan tidak terlibat.

BACA JUGA: Tak Lama Lagi KPK Garap Aher soal Suap Meikarta

“Terkait BJB Syariah, saya tekankan bahwa saya tidak ada hubungan hukum apapun. Tidak ada hubungan kredit apalagi hubungan keuangan, tidak ada,” tegas Aher.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, dalam pemeriksaan di Bareskrim, sempat disinggung soal kredit macet. Kepada penyidik, Aher memastikan dirinya tak tahu menahu soal hal tersebut.

"Saya sebagai pemegang saham di BJB bukan di BJB Syariah sehingga saya tidak tahu menahu,” imbuh Aher.

Aher menambahkan, dia baru tahu ada kredit macet setelah mendapat laporan dari Dirut BJB. Dalam hal ini, BJB Syariah merupakan anak perusahaan dari BJB.

Dia pun menegaskan, pemeriksaan dirinya dirasa sudah cukup dan tidak akan dipanggil lagi oleh Polri. Pasalnya, Aher mengaku tak tahu banyak soal perkara yang sedang diusut tersebut.

"Saya kira sudah cukup, apa yang saya tahu, kalau dipangil lagi pasti yang diungkapkan itu-itu lagi. Sudah enggak ada lagi pengetahuan saya tentang BJB Syariah, sudah diungkap semua tadi,” tandas dia. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Dalami Peran Aher dalam Perizinan untuk Meikarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler