Andi Praktikkan Cara Pecah Kaca Mobil pakai Serpihan Pelapis Busi, Oh Ternyata

Sabtu, 09 Maret 2019 – 09:30 WIB
Andi Fhaizi (baju tahanan) menjelaskan cara kerja pecah kaca mobil menggunakan serpihan pelapis busi. Foto: ATO/BALPOS KPNN

jpnn.com, BALIKPAPAN - Andi Fhaizi (33) paham bagaimana memecahkan kaca mobil dengan peralatan sederhana, yakni serpihan pelapis busi. Sekitar dua bulan dia mengikuti tutorial dari sejumlah video.

Sebelum mempraktikannya dalam aksi kejahatan, dia mencoba dengan menggunakan kaca bekas. Teori dan praktiknya berhasil. Pecahan kaca tak begitu keras. Pelan. Dia pun mulai beraksi pada dua bulan terakhir.

BACA JUGA: Polisi Tembak Dua Spesialis Kepruk Kaca Mobil Jaringan Sumatera

Sekali aksi berhasil. Kemudian ketagihan. “Kalau tidak salah ada tujuh lokasi di Penajam Paser Utara (PPU),” terangnya saat ditemui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim, Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan, Rabu (6/3).

Di depan penyidik termasuk Direktur Reskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Andhi Triastanto dan Kabid Humas Kombes Ade Yaya Suryana, perantauan asal Makassar itu diminta mempraktikkan memecahkan kaca mobil.

BACA JUGA: Mobil Tauke Kopi Dibobol Pencuri Bermodus Pecah Kaca

BACA JUGA: Merasa Dipermainkan Order Fiktif, Oknum Driver Ojek Online Rampas HP Warga

Bagian luar busi yang sudah dipecahkan pelapis berbahan keramik warna putih diberi air. Dengan catatan, harus air tawar. Kemudian terkumpul serpihan dan dilempar kuat ke kaca. Dalam hitungan detik saja, kaca mulai retak.

BACA JUGA: Uang, Laptop, dan Dokumen Penelitian Mahasiswi Raib

Ketika serpihan busi itu kena kaca mobil, dalam sekejap kaca mobil akan retak dan retakan tersebut akan segera menyebar dan membuat kaca mobil jadi rapuh. Sehingga tidak akan mengeluarkan suara yang keras ketika kaca pecah.

Ini karena setiap kaca mobil sudah dilapisi kaca film. Fungsinya melindungi pengendara dan penumpang dari pecahan ketika kaca pecah. Saat mulai retak itu, dia menggunakan siku tangan untuk mendorong. Kaca pun lepas.

Diketahui, tertangkapnya Andi oleh Subdit Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Kaltim berawal dari informasi Polres PPU. Sejumlah kejadian pecah kaca mobil ditemukan dalam beberapa waktu terakhir. Lokasinya mayoritas di pelataran masjid dan terjadi jelang petang.

Penyelidikan pun dilakukan secara maraton. Kurang lebih dua pekan memburu, Andi ditangkap pada Selasa (5/3) di rumah rekannya kawasan Balikpapan Barat. “Cuma di PPU saja,” ujarnya.

Dia menuturkan, mobil yang terparkir di halaman masjid sasaran karena pemiliknya sedang Salat Magrib.

“Saat salat. Acak saja saya pilih mobilnya,” urainya. Dia mengaku mengaku seorang diri. Harta benda yang dicuri beraneka ragam. Seperti uang dan handphone. “Dijual. Duitnya untuk makan,” sebutnya.

Adapun barang bukti yang diperoleh penyidik terdiri dari enam unit handphone berbagai merek dan uang tunai Rp 1,3 juta. Direktur Reskrimum menjelaskan, pihaknya sedang menelusuri keterlibatan pelaku lainnya. “Ini masih berkembang. Sementara, memang pelaku aksi di PPU,” jawabnya.

Ade Yaya menambahkan, modus pecah kaca menggunakan busi sudah lama. Tak hanya di Kaltim, melainkan Indonesia. Dari rilis resmi PT NGK Busi Indonesia, bahan keramik putih tadi mengandung alumunium oxide ceramic mempunyai tingkat kekerasan 9 skala Mohs, atau setingkat di bawah intan (10 skala Mohs).

BACA JUGA: Penjual Nasi Digerebek, Sembunyi di Kandang Ayam

Sementara kaca mobil yang umumnya berasal dari batu kwarsa hanya mempunyai tingkat kekerasan 6,5 skala Mohs, masih di atas besi atau platinum yang memiliki tingkat kekerasan sebesar 4,5 skala Mohs.

Jadi cukup sulit memecahkan kaca mobil dengan besi atau platinum, tapi sebaliknya hanya dengan serpihan busi yang kecil, kaca mobil bisa pecah dengan mudah. (aim/riz/k18)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Andi Beberkan Caranya Dapat Uang dengan Cepat di Depan Hakim


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler