Astaga! Politikus PAN Akui Pergi Umrah Pakai Duit Suap

Senin, 23 Januari 2017 – 17:01 WIB
Andi Taufan Tiro juga kerap diperiksa KPK terkait kasus ini. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Mantan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andi Taufan Tiro mengaku menggunakan uang suap terkait proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) untuk berangkat umrah.

Menurut dia, uang haram tersebut juga sudah digunakan untuk keliling Eropa bersama istri.

BACA JUGA: Bupati ini Diduga Terima Duit di Tempat Spa

"Sempat saya bayar dua kali untuk umrah sama istri," kata Andi saat bersaksi untuk terdakwa suap mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran Mustari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (23/1).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku dua kali menerima uang terkait proyek di Maluku dan Maluku Utara yang diusulkan melalui program aspirasi anggota Komisi V DPR.

BACA JUGA: Sempat Sakit, Aseng Dipanggil Lagi

Andi menjelaskan, penyerahan uang dilakukan di ruang kerjanya di gedung DPR. Andi mengaku tidak menghitung jumlah uang dalam amplop yang diserahkan Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir.

"Setelah mereka pulang, saya buka dan lihat isinya pecahan dollar Singapura (SGD)," kata Andi. Dia mengaku uang itu kemudian disimpan di brankasnya.

BACA JUGA: Tak Mustahil Uang Suap Garuda juga Mengalir Untuk...

Selain itu, Andi mengaku pernah menerima uang yang diserahkan Imran S Djumadil, orang kepercayaan Amran. Penyerahan itu dilakukan di Kalibata, Jakarta Selatan.

Andi mengaku uang itu sudah habis digunakan. Namun, dia mengklaim tidak ingat lagi sisa uang yang sebagian dipakai keliling Eropa dan umrah itu.

"Karena biasanya pengeluaran itu tidak tercatat," ungkapnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahli Sebut Pemeriksaan Calon Tersangka Hukumnya Wajib


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler