Atas Nama Demokrasi, Marzuki Tak Ciut Nyali

Senin, 01 Agustus 2011 – 15:15 WIB

JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, dirinya tidak akan menghambat siapa pun yang berkeinginan melaporkannya ke Badan Kehormatan (BK) DPR, terkait pernyataan tentang pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan memberi maaf para koruptorAtas nama demokrasi, Marzuki merasa berhak membuat pernyataan yang berbeda.

"Siapa saja silakan lapor kemana pun, termasuk ke BK DPR

BACA JUGA: Marzuki Dilaporkan ke Badan Kehormatan

Ini kan negara demokrasi
Kalau pihak lain bisa menghujat siapa pun, masak saya tidak bisa berbicara bebas mewacanakan sesuatu yang kini tengah jadi sorotan publik yakni KPK dan penanganan korupsi di Indonesia," tegas Marzuki Alie di gedung DPR Jakarta, Senin (1/8)).

Mantan Sekjen Partai Demokrat itu juga tak menyesali pernyataannya tentang pembubaran KPK dan pemberian maaf bagi koruptor

BACA JUGA: Bantah Hendak Bubarkan KPK, Marzuki Salahkan Wartawan

"Saya tidak takut! Marzuki Alie hanya takut sama Tuhan saja,” tandasnya.

Marzuki tak memungkiri pula ada kader Demokrat yang juga menyerangnya
Namun demikian Wakil Ketua Dewan Pembina PD itu memilih menyerahkannya ke Dewan Kehormatan (DK) PD

BACA JUGA: Pemilukada Benteng Diikuti 11 Pasangan



"Kalau kader Demokrat menyerang, biarlah Dewan Kehormatan yang menindaknyaApalagi Ketua DPR yang diserangSaya menyerahkan ke DKSaya yakin tidak ada niat ke arah itu tetapi kan harus melihat bahwa Ketua DPR tidak mengambil keputusan tetapi hanya sebagai diskusi," ujarnya.

Ditambahkannya pula, wajar jika ada yang mengkritiknyaNamun Marzuki juga mengingatkan, wacana yang disuarakannya bukan untuk koruptor

"Saya terima apa saja yang dikritikKalau itu dianggap mengada-ada saya jalan terus sebab wacana itu bukan untuk kepentingan koruptor, tapi untuk kepentingan bangsa dan negara ini secara keseluruhan," ungkapnya.

Bagaimana dengan desakan berbagai kalangan agar Marzuki Alie mundur dari Ketua DPR? "Yang menuntut turun sudah banyak, silakan saja ini kan demokrasiKalau mau turun, ya saya turun sendiriJangan dikira jabatan nikmatTapi ingat, sepanjang KPK tidak akan lebih baik ke depannya, maka korupsi dan penegakkan hukum akan tetap jadi kontroversi setidaknya sampai tahun 2014," tukasnya(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengawas Demokrat Pegang Kewenangan Besar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler