Ateis Nyaris Mati Akhirnya Bertuhan, Antara Peristiwa Ilahiah dan Penjelasan Ilmiah

Rabu, 20 September 2023 – 10:31 WIB
Ilustrasi ateis. Sumber foto/ilustrasi: screenshot YouTube

jpnn.com - Seorang pria Latin bernama Jose Hernandez menceritakan pengalaman hidupnya sebagai ateis lalu akhirnya bertuhan.

Lekaki paruh baya itu mengaku pernah hampir mati, tetapi bisa selamat sehingga memiliki pengalaman spiritual untuk mengakui keberadaan Tuhan.

BACA JUGA: Tokoh Muslim Dunia Yakini Albert Einstein Bukan Ateis, tetapi Tak Percaya Nabi & Agama

"Saya adalah ateis yang teguh," ujarnya dalam kanal Shaman Oaks di YouTube.

Awalnya Hernandez tidak percaya pada akhirat atau kehidupan setelah kematian. Pria berprofesi insinyur itu percaya pada eksakta.

BACA JUGA: Mahfud: Anti-Tuhan Tak Bisa Dipenjarakan

"Sebagai insinyur, saya hanya fokus pada penjelasan-penjelasan logis," tuturnya.

Syahdan, sebuah insiden membuat Hernandez nyaris mati. Dia dan pasangannya mengalami kecelakaan parah karena truk yang mereka kendarai menabrak pohon.

BACA JUGA: Ahmad Basarah: Bung Karno Menolak Ateisme dalam Pancasila

"Dampaknya menyebabkan beberapa tulang rusuk saya patah dan saya dilarikan ke ruang gawat darurat," tuturnya.

Saat dalam kondisi kritis, Hernandez mengalami kondisi di luar nalar. Dia mengaku melihat bayangan berdiri di pintu.

Hernandez sudah pasrah dan menganggap bayangan itu malaikat maut.

"Pada titik itu, saya berpikir bahwa saya telah menanggung banyak hal dalam hidup. Mungkin tidak apa-apa melepaskannya (nyawa, red)," katanya.

Hernandez menyebut sesosok bayangan itu justru menyentuh kakinya. Saat itulah dia merasakan hal berbeda.

"Perasaan lega, tenang, damai, dan cinta yang luar biasa menyelimutiku," tuturnya.

Saat Hernandez diberi tindakan cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru, seolah-olah jiwanya sudah lepas dari tubuh.

'Arwah' Hernandes itu lantas berdiri di pojokan ditemani bayangan yang berbisik.

"Pikirkan tubuhmu sebagai sebuah mobil. Kendaraan ini telah berjalan delapan juta mil dan tidak ada lagi yang kita bisa perbaiki. Saatnya mengucap selamat tinggal kepada tubuh Anda," tutur Hernandez menirukan bisikan itu.

Hernandez lantas menggambarkan pengalaman selanjutnya. Dia masuk ke lubang hitam.

Di situlah dia merasakan terbang dan menyaksikan kota-kota yang memukau, hutan yang menakjubkan, dan kawanan hewan sedang bergerak.

Hal itu seperti gambaran tentang surga. Hernandes mengaku diberitahu bahwa di alam surga itu pula dia akan melihat anak-anaknya, dan juga bertemu orang tuanya yang sudah meninggal terlebih dahulu.

Oleh karena itu, Hernandes yang ateis mencoba merenungkan keberadaan Tuhan.

"Jika Anda bisa membuat saya melewati ini (lolos dari maut, red), saya akan berubah," kisahnya.

Beruntung, akhirnya Hernandes bisa melewati masa-masa kritis itu. Dia pun meninggalkan ateisme, lalu mengakui Tuhan.

Banyak yang menganggap pengalaman seperti itu sebagai peristiwa ilahiah. Walakin, ada penjelasan ilmiah soal itu.

Pengalaman mendekati kematian sering memiliki elemen sama, dan banyak yang mengaku mengalami hal itu saat menjalani CPR.

Prof. William Revill, seorang ahli biokimia, dalam sebuah artikelnya di Irish Times mendedahkan bahwa pengalaman mendekati kematian mencerminkan aktivitas otak pada saat-saat kekurangan oksigen dan peningkatan kadar karbondioksida.

Menurut dia, laporan adanya cahaya di ujung terowongan bisa jadi disebabkan oleh penurunan kadar oksigen di retina. "...sehingga menciptakan penglihatan terowongan," ulasannya.(JPost/jpnn.com)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Salman Rushdie Hampir Mati, Republik Islam Iran: Salah Sendiri, Dia Layak Dikutuk!


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Ateis   Tuhan   koma   kritis   CPR   YouTube   Pengalaman spiritual  

Terpopuler