Balita Tertimpa Sliding Door Restoran, Innalillahi...

Rabu, 12 Oktober 2016 – 05:15 WIB
Police Line. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA – Ryan Gareth Hartanta, bocah umur tiga tahun, tertimpa sliding door (pintu geser) di Restoran XO Cuisine di lantai tiga Grand City Mall and Convex, Surabaya, Minggu (9/10) sekitar pukul 20.30.

Setelah dirawat di RS Siloam sekitar 2,5 jam, balita malang asal Jalan Lebak Timur Indah Surabaya itu menghembuskan napas terakhir, sekitar pukul 23.18.

BACA JUGA: Mencekam! Bapak 3 Anak Tewas, Keluarga Mengamuk di Tempat Hiburan Malam

Kapolsek Genteng Kompol Danny Yulianto membenarkan pihaknya menangani kasus balita yang tewas tertimpa sliding door.

"Kejadian tersebut di Restoran XO di lantai tiga Grand City Surabaya," ujar Danny, Selasa (11/10).

BACA JUGA: Polisi Buru Tersangka Baru Kasus Pungli Dwelling Time

Kompol Danny Yulianto menjelaskan, korban datang ke restoran tersebut bersama keluarga besarnya. 

Seusai menikmati makan malam Chines food, korban bermain di dekat sliding door yang bertuliskan masih dalam masa perbaikan.

BACA JUGA: Rawan Suap, Proses Pemilihan Cawagubsu Minta Diawasi KPK

Tiba-tiba sliding door seberat 25 kg itu roboh menimpa kepala bagian kiri balita yang lagi lucu-lucunya itu. 

Untuk mengusut kasus tersebut, polisi dari Polsek Genteng telah meminta keterangan saksi dari karyawan hingga manager restoran tersebut.

"Dari sana akan berkembang informasi, dan kalau perlu juga kami akan memeriksa saksi lainnya termasuk pengunjung restoran," ucap Danny.

Untuk sementara ini, lanjut Danny, polisi belum bisa meminta keterangan dari keluarga korban, karena masih dalam suasana duka setelah kehilangan buah hatinya.

Manajer Operasional Grand City Mall Surabaya Stevie Widya mengaku tidak mengetahui tahu secara rinci atas kejadian tersebut. 

Hal itu merupakan urusannya antara pihak XO dengan kepolisian, dan  pelanggan yang menjadi korban.

Dari kejadian tersebut, lanjut Stevie, managemen Grand City belum bisa menentukan sikap apapun, dan hanya bisa berharap kejadian tersebut tidak terulang di semua tenan di Grand City.

"Ketika nanti hasil penyidikan dari pihak kepolisian sudah terungkap, baru kami bisa ambil sikap. Kami juga turut mengucapkan belasungkawa kepada korban," ujar Stevie.

Rencananya, jenazah anak dari pasangan AH dan MD ini akan dikebumikan di Pemakaman Gunung Gangsir Pasuruan, hari ini (12/10). (yaz/no/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mau Tahu Jumlah Fakir Miskin? Baca Ini Aja Yes


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler