BAP Miryam Ungkap Andi Narogong Orang Dekat Setnov

Rabu, 29 Maret 2017 – 15:25 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (23/3). Foto: Imam Husein/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Hasil screenshot berkas acara pemeriksaan (BAP) atas anggota DPR Miryam S Haryani dalam penyidikan perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) beredar. Ada empat BAP hasil pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap politikus Partai Hanura itu yang mengungkap patgulipat e-KTP.

BAP pertama pada 1 Desember 2016. Kala itu, Miryam menjalani pemeriksaan oleh penyidik bernama Novel dan MI Susanto.

BACA JUGA: Kalau Rugi, Pasti KPK Tidak Tanda Tangan

Dalam BAP itu, Miryam menyebut pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong sebagai orang dekat Setya Novanto. “Sudah bukan rahasia umum,” ujar Miryam sebagaimana dikutip dari BAP.

Dalam BAP itu juga ada foto Andi Narogong. Miryam memang tak mengenal Andi Narogong secara pribadi.

BACA JUGA: KPK Wajib Izin Pada Polri dan Kejagung

Namun, nama Andi Narogong sudah sering disebut dalam rapat-rapat Badan Anggaran ataupun Komisi II DPR. "Andi adalah orang dekat Saudara Setya Novanto dan biasa mengerjakan proyek pemerintahan," ujarnya.

Sebagaimana dalam BAP itu, Miryam menyebut e-KTP merupakan proyek milik Partai Golkar dan Partai Demokrat. “Saya diminta diam saja dan jangan banyak tanya,” tutur perempuan penyandang status janda itu.

BACA JUGA: Fadli Zon: MoU Jangan jadi Upaya Melindungi

Pada 2010, Miryam mengaku pernah diminta oleh pimpinan Komisi II DPR kala itu, yakni Chairuman Harahap, Ganjar Pranowo, Taufik Efendi dan Teguh Juwarno untuk membantu mengoordinasikan penerimaan sesuatu dari pihak lain, terutama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Jika ada dari Dukcapil akan memberikan sesuatu, saya diminta menerima dan membagikan sesuai kesepakatan pimpinan Komisi II dengan masing-masing pihak dan saya diminta memasukkan dalam masing-masing amplop,” sambung Miryam.

Politikus kelahiran Indramayu itu juga pernah dipanggil Chairuman ke ruangan kerja politikus Partai Golkar berlatar jaksa tersebut. Selanjutnya, Chairuman menyerahkan USD 5000 ke Miryam.

Saat itu Miryam menanyakan asal uangnya. Namun, Chairuman tak menjawabnya. “Dan saya langsung meninggalkan ruangan,” sambungnya.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Usut Andi Narogong, KPK Garap Petinggi Quadra Solution


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler