BBM Dibatasi, Toyota Tetap Optimis

Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun

Senin, 10 Januari 2011 – 17:31 WIB
JAKARTA - Rencana pemerintah untuk membatasi BBM subsidi juga menjadi sorotan bagi kalangan dunia usaha otomotif di IndonesiaNamun PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku optimis, wacana pembatasan BBM subsidi ini tidak berdampak negatif pada usaha penjualan produksi mereka

BACA JUGA: Permintaan Saham Megapolitan Kelebihan 14 Kali

Meskipun diakui sempat ada kekhawatiran.

"Memang ada kekhawatiran pasar otomotif akan lesu, dengan rencana pembatasan BBM bersubsidi bagi kalangan pribadi ini
Namun bagi TAM, dampak kebijakan itu adalah tantangan yang harus dihadapi, sehingga tidak perlu disikapi pesimis," ujar Presiden Direktur TAM, Johnny Darmawan, kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/1).

Yang penting kata Johnny, selagi iklim investasi dan makro ekonomi mampu dipertahankan, bahkan diperbaiki, maka pertumbuhan ekonomi yang lebih baik juga akan meningkatkan daya beli masyarakat

BACA JUGA: Medco Pasok Gas Transportasi Jakarta

"Kami yakin prospek pasar tahun ini masih cukup mendukung bagi penjualan mobil, khususnya bagi Toyota
Tahun 2010 lalu, kami berhasil menutup penjualan whole sales 2010 sebesar 280.680 unit dan retail 280.711 unit," katanya.

Memang, diakui Johnny, saat beberapa tahun lalu pemerintah menaikkan harga BBM, sempat berdampak pada minat masyarakat terhadap bidang otomotif

BACA JUGA: UMKM Dominasi Pembiayaan BSM

Namun dirinya yakin, kondisi tersebut hanya bersifat sementara saja"Saat pertumbuhan perekonomian meningkat, penjualan otomotif kembali naikItulah yang terjadi dalam dua tahun terakhir ini, di mana penjualan otomotif mencapai angka tertinggi secara berturut-turutFaktor utama yang menentukan pasar itu adalah peningkatan daya beli masyarakat," jelas Johnny.

Sepanjang 2010, Toyota pun disebut telah memecahkan rekor penjualan tertinggi selama 40 tahun keberadaannya di IndonesiaDi mana untuk Avanza, pada tahun 2010 penjualannya mencapai 141.474 unitSedangkan di segmen medium MVP, kendaraan keluarga Kijang Innova berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar, dengan berhasil mencetak penjualan whole sales sebanyak 53.549 unitDemikian juga dengan Rush yang mencetak angka penjualan 18.836 unit, atau menguasai pasar hingga 51 persen.

Di kelas sedan, Toyota Vios dan Camry juga berhasil mencetak pencapaian yang fenomenal, dengan angka penjualan retail sales berturut-turut sebesar 11.824 unit dan 2.510 unitSementara di kelas komersial, Toyota Dyna berhasil mencatatkan volume penjualan retail sebesar 14.169 unitToyota Hilux di kelas pick up, tercatat mengalami penjualan sebesar 8.562 unit, serta Toyota Yaris sebanyak 16.793 unit(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Subsidi KA Tetap, Tarif Urung Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler