BJ Habibie Dirawat di Jerman, Mari Kita Doakan Segera Bugar

Minggu, 04 Maret 2018 – 05:57 WIB
BJ Habibie. Ilustrasi Foto: Hendra Eka/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dikabarkan harus menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Munchen, Jerman.

Perawatan itu diberikan setelah kondisi kesehatannya mengalami menurun.

BACA JUGA: Tanpa Mesin Jet, Ini Keunggulan Pesawat Rancangan BJ Habibie

Direktur Eksekutif Habibie Center Rahimah Abdulrahim membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, Habibie mengalami penurunan kesehatan sejak hari selasa (27/2) pekan lalu.

Kemudian pada hari kamis (1/3), diputuskan untuk menjalani perawatan di Munchen.

BACA JUGA: PT RAI Gandeng Perusahaan Italia Garap Komponen Pesawat R80

Hanya saja, wanita yang akrab disapa Ima itu memastikan kondisi Habibie sudah jauh membaik.“Bapak tadi pagi malah bersemangat mengirimkan kita pesan yang biasa saja,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos, tadi malam.

Meski demikian, untuk memulihkan kondisinya seperti sedia kala, ahli pesawat terbang itu masih harus mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA: Krisis Populasi di Eropa dan Berkah dari Imigran

Terkait penyakit apa yang diderita Habibie, Ima enggan membeberkannya lebih jauh. Menurutnya, usianya Habibie yang sudah 81 tahun dan kondisi cuaca Eropa yang sedang tidak kondusif membuatnya sakit. “Saya bukan dokter tidak bisa memberi statemen sembarangan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang beredar di pesan elektronik, Habibie mengalami sesak nafas akibat adanya kebocoran di klep jantung.

Imbasnya, terjadi penumpukan air pada paru-parunya yang membuat dia sulit untuk bernapas.

Atas kondisinya, tim medis setempat merekomendasikan untuk dilakukan operasi jantung. Namun kabarnya, Habibie menolak opsi tersebut dan memilih menggunakan cara yang lebih canggih.

Namun saat dikonfirmasi, Ima membantah informasi tersebut. Dia menegaskan, kondisinya tidak separah itu.

“Tolong dihargai keluarganya. Keluarganya bilang tidak ada masalah, baik-baik saja,” terangnya.

Sebaliknya, dia meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan pria kelahiran Parepare tersebut. Sehingga bisa kembali ke Indonesia dan melanjutkan karya dan kiprahnya untuk bangsa.

“Jangan dianggap yang terburuk. Kita mohon doakan saja,” terangnya.

Seperti diketahui, Habibie memiliki riwayat penyakit yang pernah diidapnya. Bahkan, sejak masih mudah dan saat menempuh pendidikan di Jerman, dia terkena penyakit TBC Tulang.

Selain itu, pada November 2017 lalu, Habibie juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Jakarta. Kala itu, dia terkena penyakit bronkitis. (far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengadilan Jerman Larang Masjid Gunakan Speaker untuk Azan


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler