BJB Garap Kerja Sama Rp 500 Miliar

Senin, 20 Juni 2011 – 04:49 WIB

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) jalin kerja sama kredit dengan pola channeling senilai Rp 500 miliar dengan Bank Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi BaratKerjasama itu dalam upaya memacu ekspansi pinjaman

BACA JUGA: BJB Garap Kerja Sama Rp 500 Miliar



Direktur Utama Bank BJB Agus Ruswendi mengatakan,  kerja sama kredit tersebut sangat strategis melihat potensi yang ada di wilayah timur Indonesia cukup besar
“Pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia cukup bagus

BACA JUGA: Honda Spacy Hadir di Bogor

Oleh karenanya, kami memutuskan menggandeng Bank Sulselbar untuk melipatgandakan penyaluran pinjaman,” kata Agus di Jakarta, akhir pekan lalu.

Agus mengatakan kerja sama kredit melalui pola channeling juga merupakan upaya membantu bank pembangunan daerah lain untuk mempertebal pengimpunan dana sebelum ekspansi kredit
Menurutnya, perbankan terikat dengan ketentuan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR), sehingga harus mampu mengerek terlebih dahulu pendanaan sebelum melempar kredit

BACA JUGA: Jual Satu Anak Usaha, RODA Beli 7 Perusahaan Baru

Sebelum kerja sama Bank Sulselbar, BJB telah menjalin kerja sama channeling dengan BPD Lampung, BPD Bengkulu, dan BPD Nusa Tenggara Timur dengan total kredit sekitar Rp2 triliun.

“Kinerja keuangan Bank Sulselbar selama ini cukup bagus, terlihat dari pertumbuhan bisnis dengan rasio kesehatan bank sangat baikItu yang menjadi dasar bagi kami untuk membangun kerja sama kredit,” katanya.

Per triwulan I/2011, Bank BJB mencatat kenaikan laba sebelum pajak sebesar 25,43 persen menjadi Rp351,49 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp280,24 miliarOutstanding kredit kredit Bank BJB hingga 3 bulan pertama 2011 tercatat naik Rp24,49 persen menjadi Rp24,67 triliun dibandingkan dengan periode yang sama 2010 sebesar Rp19,82 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Ellong Tjandra, Direktur Utama Bank Sulselbar, mengatakan kebutuhan dana banknya masih cukup besar melihat tingginya permintaan kreditSetiap bulannya, ekspansi kredit BPD tersebut mencapai Rp200 miliar, baik untuk pinjaman produktif maupun konsumtif

“Kami baru menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar, tetapi ternyata belum menutupi kebutuhan danaKredit melalui pola channeling ini akan digunakan untuk pinjaman secara umum,” katanya.(vit)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Indomobil Rights Issue, Target Dana Rp 2,7 T


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler