BNBR Kuasi Reorganisasi

Selasa, 10 Mei 2011 – 10:01 WIB

JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana melakukan kuasi reorganisasiRencana itu telah disampaikan kepada pengadil pasar modal Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)

BACA JUGA: Merpati Tetap Terbangkan MA-60

Langkah itu ditempuh untuk menyesuaikan dengan prinsip akuntansi yang diterima secara umum di Indonesia, dalam hal ini PSAK No
51 dan peraturan Bapepam-LK mengenai kuasi reorganisasi

BACA JUGA: PLN Bangun Instalasi Gas



Secara spesifik rencana itu bertujuan melakukan restrukturisasi modal perseroan
Caranya dengan menghapus defisit dan menilai kembali aset berikut kewajiban-kewajiban perseroan

BACA JUGA: Bangun Instalasi CNG Storage, PLN Gandeng PT PAL

"Rencana itu akan diwujudkan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham," ungkap Bobby Gafur Umar, Direktur Utama dan CEO BNBR, di Jakarta, Senin (9/5).

Bobby menyebutkan bahwa per 31 Desember 2010, BNBR mencatatkan defisit dan selisih nilai restrukturisasi entitas sepengendali sebesar Rp 38,2 triliunDari jumlah itu, sebanyak Rp 27,7 triliun merupakan defisit perseroan yang diakibatkan kerugian investasi paska krisis tahun 2008 lalu“Berdasar rencana yang telah ditetapkan, dalam pelaksanaannya nanti Perseroan akan menempuh dua tahapan," imbuhnya.

Dua tahapan itu sambung Bobby, yaitu pertama, secara proporsional mengubah semua nilai nominal saham perseroan; dan kedua, memperhitungkan serta menyatukan modal disetor tambahan yang saat ini masih terpisah“Perseroan akan memperoleh beberapa manfaat bagi pemegang saham; di antaranya nilai buku BNBR memperlihatkan kondisi yang sesungguhnya tanpa dibebani defisit," ulasnya.

Selain itu, perseroan juga dapat menilai kembali seluruh aset dan kewajiban, serta dapat membagi dividen kepada pemegang saham di masa mendatangAtas pelaksanaan rencana itu, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Juni 2011 mendatang"Semoga rencana ini tidak terbentur dan mengantongi restu dari para pemegang saham," harap Bobby.

Sementara dalam penutupan perdagangan Senin (9/5), saham BNBR menguat 1 poin (1,37 persen) ke posisi Rp 74Saham dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 6935 miliar itu ditransaksikan sebanyak 326,8 juta lembar saham(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... IHSG Diprediksi Tak Surut Koreksi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler