Bocah SD Dibius, Terus Diperkosa

Senin, 07 Juni 2010 – 15:29 WIB

DENPASAR - Setelah dua tersangka gembong pemerkosa bocah sudah ditangkap; Salvador dan Muhamad Davis Suharto alias Si Codet, 30, ternyata belum membuat Bali aman dari kasus serupaBuktinya, Minggu (6/6) dinihari, sekitar pukul 03.00 kemarin kasus pemerkosaan keji terulang kembali

BACA JUGA: Awas Penipuan Berkedok Jawa Pos

Kali ini korbannya Ma, 12 tahun, bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ia diperkosa seorang pria yang diidentifikasi bernama Ketut A, 27, warga Banjar Kawan, Budakeling, Karangasem
Tragisnya, pemerkosaan baru ketahuan ketika selepas Ketut menjalankan aksi bejatnya, Ibu korban sempat memergoki aksi pelaku

BACA JUGA: 26 Penghuni Lapas Abepura Kabur di Siang Bolong

"Pelaku masih di kamar sedang memakai celana, sementara putri saya tergolek lemas," kata Ibu korban saat melapor ke Ditreskrim Polda Bali, Senin (7/6)
Ibu Ma sempat histeris ketika melihat peristiwa itu.

Selebihnya, Ibu Ma tidak mau memberikan keterangan

BACA JUGA: Lompat dari Mobil Polisi, Dua Pengedar Narkoba Kritis

Ia menyerahkan kepada polisiMenurut keterangan salah seorang petugas di lingkup Direktorat Reserse dan Kriminal (Ditreskrim) Polda Bali Senin (7/6), kebejatan yang dilakukan pelaku terhadap Ma itu dilakukan di kamar tidur korbanPelaku, kata sumber polisi, itu berhasil menggagahi korban setelah sebelumnya membius korban.

"Kejadiannya berlangsung di kediaman korban di Banjar Cemenggon, Celuk, Sukawati, GianyarNamun, pihak korban melaporkan kasusnya ke sini (Polda Bali), " ungkap sumber polisi yang enggan ditulis identitasnya.

Dikatakan, pelaku nyaris saja lolos dari sangkaan tersebut usai memperkosa korbanPasalnya, usai melampiaskan nafsu bejatnya, ia berupaya kaburUntung, upayanya itu gagalIbu korban memergoki pelaku sedang mengenakan celananya di kamar putrinyaSementara Ma ditemukan tengah terkulai lemas di atas kasur tanpa mengenakan sehelai benang punMelihat kejadian tersebut, karuan saja ibu korban histeris.

Dari hasil pemeriksaan korban kepada penyidik mengaku saat itu pelaku menggedor pintu kamarnyaTanpa menaruh curiga sedikit pun, Ma membukakan pintu kamarnyaNamun, secepat kilat, ia melihat pelaku membekap mulutnya"Nah, korban diduga dibiusDan, menurut pengakuan korban bahwa saat itu sudah tidak ingat apa-apa lagi," papar petugas tadi mengutip laporan Ibu Ma.

Diduga, aksi biadab pelaku sudah direncanakan sebelumnyaHal itu tidak lepas dari pengakuan korban yang menyatakan bahwa saat pintu dibuka mulut serta hidungnya langsung disumpal oleh pelakuSpontan, ia tak sadarkan diri kendati diperkosa.

Sayangnya, belum diketahui pasti siapa sebenarnya pelaku iniApakah masih keluarga korban, atau penyusupPasalnya, Dir Reskrim Polda Bali Kombespol Andi Takdir Rahmatiro belum bisa dihubungiPesan singkat via SMS yang dikirimi pun enggan dibalasnya.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Gde Sugianyar mengatakan, prinsipnya bila ada korban yang didukung bukti-bukti tentu proses penyidikan akan dilakukanDan, pelaku sendiri akan dikenakan UU Perlindungan Anak."Pihak kami juga akan melibatkan tim dari PPA untuk mengkroscek dan melakukan konseling dengan korban," ujarnya(dot/aj/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dilarang Lewat, Sopir Truk Hajar PNS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler