jpnn.com, NUNUKAN - Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan selain memeriksa eks Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar dan Brigadir Sony Limbong, Propam Polda juga mendalami pengetahuan saksi-saksi lain termasuk Wakapolres Nunukan.
Namun untuk pemeriksaan wakapolres dilakukan di Mapolres Nunukan.
BACA JUGA: Beredar Video Pengakuan Brigadir Sony Setelah Dipukul Kapolres Nunukan
Upaya pemeriksaan itu buntut dari video viral penganiayaan yang dilakukan AKBP Syaiful kepada Brigadir Sony.
"Jadi, yang ada di video itu diperiksa semua," imbuh Kombes Budi.
BACA JUGA: Sebut Harga PCR Rp 300 Ribu Sangat Mahal, Susi Minta Bantuan Mbak Puan
"Untuk seperti apa hasilnya nanti, itu akan dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan sampai ada keputusan sidangnya."
Untuk tindakan awal, tambah dia, pihaknya sudah melakukan pencopotan sementara jabatan AKBP SA sebagai Kapolres Nunukan.
BACA JUGA: Murid Sedang Praktik Wudu, Guru Mengaji tak Kuat Menahan Nafsu
Antara Brigadir Sony dan AKBP Syaiful sudah melakukan pertemuan dan saling memaafkan atas insiden tersebut.
Pastinya, menurut Budi, kasus itu menjadi atensi khusus untuk segera dituntaskan.
AKBP Syaiful diperiksa karena tindakan penganiayaan yang dia lakukan terhadap Brigadir Sony yang dianggap tak menjalankan perintah pimpinan dengan baik.
Sementara itu, Brigadir Sony diperiksa karena kesengajaannya menyebarkan video penganiayaan ke media sosial hingga berujung viral. (iwk/lim/radartarakan/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... TAF Merilis Aplikasi Terbaru, Ada Fitur Pengambilan BPKB
Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha