Busway Belum Ramah Pada Penyandang Cacat

Rabu, 27 April 2011 – 07:47 WIB

JAKARTA - Rendahnya perhatian Pemprov DKI Jakarta terhadap para penyandang cacat di ibu kota dikeluhkan sejumlah pihakSalah satunya dari Ketua Dewan Pengurus Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI) Ariani

BACA JUGA: Busway Belum Manjakan Penyandang Cacat

Organisasi yang berisi para penyandang cacat tersebut mengkritik minimnya sarana pendukung penyandang cacat yang terdapat di bus Transjakarta.

Menurut Ariani, para penyandang cacat merasa tidak diperhatikan sama sekali oleh Pemprov
Sebab, sejauh ini aksesibilitas para penca di angkutan masal belum terfasilitasi dengan baik

BACA JUGA: Jaksa Laporkan Hakim PN Tangerang ke KY

“Bus Transjakarta saat ini belum menyediakan sarana bagi penyandang cacat
Sehingga mereka merasa kesulitan untuk bisa menggunakan sarana transportasi massal tersebut,” kata Ariani pada INDOPOS (Group JPNN), Selasa (26/4).

Ariani menuntut Pemprov, dalam hal ini Dinas Perhubungan DKI untuk memperbaiki pelayanan

BACA JUGA: Satpol PP Bersihkan JPO dari PKL

Misalnya, tangga di tiap halte harus dibuat landai dan bukan bertingkat-tingkat seperti saat iniSebab, para pengguna kursi roda tidak bisa melintasinyaKemudian, jarak antara halte dengan bus juga masih terlalu lebar sehingga untuk melintasinya harus dengan melompatSehingga, hal ini tidak mungkin dilakukan oleh penyandang cacat“Harusnya jarak antara bus dengan halte dilengkapi jembatan khususSehingga penyandang cacat tidak perlu melompat,” pintanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pembangunan gedung bertingkat dan fasilitas umum di Jakarta juga belum ramah terhadap pencaGedung-gedung dan fasilitas umum yang dimaksud Arini antara lain, gedung perkantoran, rumah sakit, terminal, stasiun, gedung, pemerintahan, dan sarana transportasi publik.

Arini mengatakan, untuk mengecek kembali keakuratan datanya, pihaknya sedang melakukan survei terhadap 20 puskesmas di Jakarta untuk melihat apakah ada ketersediaan fasilitas bagi pencaSeperti jalan landai, lift, pintu geser dan toilet“Dari catatan kami hanya tiga persen gedung di Jakarta yang memberikan fasilitas khusus untuk penyandang cacat,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhungan DKI Jakarta Udar Pristono mengakui, sarana transportasi bagi penyandang cacat memang belum maksimalNamun, bukan berarti pihaknya tinggal diamBerbagai upaya tengah dilakukanSalah satunya menyiapkan lahan parkir khusus bagi penyandang cacat“Kami akan berupaya memperhatikan para penyandang cacatNamun  harus bertahap, tidak bisa sekaligus karena keterbatasan yang ada,” tandasnya(wok)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lelang Pembangunan MRT Dinilai Salah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler