Deplu Desak PDRM Tuntaskan Kasus Nurul

Selasa, 26 Januari 2010 – 01:38 WIB

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mendesak pihak Polis Diraja Malaysia (PDRM) agar menuntaskan kasus kematian Nurul Aidah, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Batu Bara, Sumatera UtaraTKI yang (ditemukan) tewas dalam bagasi mobil pada Jumat (22/1) lalu itu, diduga korban pembunuhan.

"Ini agar dapat dipastikan penyebab kematian Nurul Aidah

BACA JUGA: Demo, SBY Takkan di Ibukota

Apa modus dan penyebab kematiannya
Kalau memang dibunuh, pelakunya harus dituntut secara hukum sesuai perbuatannya," kata Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah, Senin (25/1) kemarin.

Faizasyah mengatakan, Kemenlu juga telah menerima kabar bahwa enam orang sudah ditahan sebagai tersangka dalam kasus kematian pahlawan devisa tanah air itu

BACA JUGA: Dua Ahli Berbeda Pendapat

Yakni tiga orang dari keluarga majikan Nurul, serta tiga tersangka dari agen penyalur tenaga kerja asing di Malaysia.

Sementara itu, kecaman terhadap kematian Nurul Aidah juga datang dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar
Dia menyambut baik langkah aparat hukum di Malaysia yang mengusut dugaan pembunuhan.

"Ini benar-benar mengejutkan

BACA JUGA: Sejak FPJP, Ada Uang Negara di Bank Century

Apalagi, peristiwa ini terjadi di tengah-tengah proses kerjasama yang semakin kondusif antara Indonesia dan Malaysia," katanya, di sela-sela rapat kerja antara Komisi IX DPR RI dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di gedung DPR, Senin (25/1).

Namun menurut Muhaimin, pemerintah Malaysia sudah menunjukkan itikad baik dalam kasus tersebutTerbukti, PDRM langsung menahan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan tersebut"Saya minta pembunuh Nurul dihukum berat," tegasnya.

Kasus ini, kata Muhaimin, harus benar-benar diusut tuntas oleh PDRMSebab, itu akan menunjukkan seberapa serius pemerintah Malaysia melindungi TKI"Pemerintah Indonesia menagih komitmen pemerintah Malaysia untuk melindungi seluruh TKI yang bekerja di Malaysia," kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Muhaimin mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan Tim Satgas TKI yang merupakan gabungan unsur Indonesia dan Malaysia (Joint Task Force RI-Malaysia) untuk turun langsung dalam kasus tersebut"Sebagai bagian dari pemerintah, kami bertanggungjawab untuk melindungi para TKI," katanya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Nurul Aidah ditemukan tewas dalam bagasi mobil yang membawanya dari Melaka ke Kuala LumpurAgen penyalur yang membawa jenasah Nurul mengatakan bahwa Nurul sedang sakit.

Namun, tenaga medis di rumah sakit menyatakan bahwa Nurul sudah meninggal sebelumnyaPada jenazah Nurul terdapat luka lebam akibat benda tumpulMenindaklanjuti itu, PDRM telah menahan enam orangMereka adalah tiga dari kalangan keluarga majikan Nurul, serta tiga lagi dari pihak agen penyalur Nurul(aga)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mantan Dirjen Depnakertrans Tak Ajukan Banding


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler