Dewan Minta Gubernur Seriusi MRT

Rabu, 14 April 2010 – 12:29 WIB

JAKARTA - Rencana Gubenur DKI Jakara Fauzi Bowo yang akan mengambil sikap terhadap pembangunan monorel yang mangkrak selama dua tahun, direspons kalangan wakil rakyat JakartaMereka meminta agar gubenur lebih Fokus terhadap pembangunan mass rapid transit (MRT) dahulu, ketimbang harus mengurusi monorel yang sampai saat ini tidak jelas.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua mengatakan, agar tidak bercabang sebaik Foke--panggilan akrab Fauzi Bowo-- serius mengurusi pembangunan MRT

BACA JUGA: Satpol PP Berperan Atasi Macet

Sebab, sudah dipastikan bahwa keberadaan MRT ini sangat ditunggu masyarakat Jakarta
’’Saya kira soal monorel dikesampingankan dulu

BACA JUGA: Ribuan PNS DKI Tunggu NIP

Dalam penanganan masalah kemacetan Jakarta, kami di dewan mengharapkan kalau Foke serius memikirkan transportasi massal MRT,’’ tegas Inggard.

Politisi gaek dari Partai Golkar ini menyebutkan, apabila melihat kebutuhan, keberadaan monorel sangatlah dinantikan, selain bisa mengangkut banyak orang dalam pengoperasiaannya, transportasi ini pun bisa cepat mengakut penumpang sampai ketujuannya.’’Yang jelas keberadan MRT inilah yang saat ini dinantikan, ketimbang monorel selama ini tidak jelas konsep pembangunannya,’’terangnya .

Menyoroti persoalan monorel, Inggard mengatakan, pemprov jangan mengikuti begitu saja kemauan dari PT Monorel yang  meminta uang ganti rugi dari pembangunan tiang-tiang monorel yang saat ini sudah dibangun
Pasalnya, tidak ada dalam perjanjian yang menyebutkan kalau pemprov harus membayar ganti rugi ke pihak PT Monorel kalau perusahaan tersebut tidak mampu melanjutkan pembangunannya.
’’Tidak ada kewajiban pemprov untuk membayar ganti rugi

BACA JUGA: Tuntut Portanigra Rp. 2,8 Triliun

Yang ada saat ini adalah perjanjian kerja sama itu sudah habis dan Pemprov DKI bisa menggandeng pihak swasta lainnya untuk melanjutkan pembangunan monorel ini,’’ tukasnya.

Apalagi, kata Inggard,  sepengetahuannya penunjukan PT Monorel pada saat itu tidak melalui tender’’Untuk itu kalaupun pemprov harus menunjuk pihak ketiga yang baru itu sah-sah saja, tentunya dengan melalui proses tender,’’ terangnya.

Seperti diberitakan koran ini kemarin,  Gubenur DKI Jakarta Fauzi Bowo akan menentukan sikap dalam pembangunan monorel.  Ini dilakukan Fauzi karena pihaknya saat ini tengah menunggu hasil evaluasi berikut rekomendasi atas megaproyek pembangunan monorel yang dilakukan Badan Keuangan dan Pembangunan(pes)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gurita Markus di Pemprov?


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler