Diduga Dicatut, Gubernur Riau Ancam Polisikan BSDMI

Selasa, 12 Juli 2011 – 23:10 WIB

JAKARTA — Sepak terjang Badan Sumber Daya Manusia Indonesia Pemantau Potensi Ekonomi Daerah (BSDMI-P2ED) yang diduga melakukan penipuan, ternyata bukan hanya mencatut nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Negara Sudi Silalahi sebagai dewan pendiriBahkan nama Gubernur Riau Rusli Zainal juga ikut dicatut oleh lembaga ini sebagai salah satu dewan pembina di Provinsi.

Pencatutan nama Rusli diketahui dari cerita yang disampaikan beberapa mahasiswa Riau yang sedang mengunjungi kantor JPNN, Selasa (12/7) malam

BACA JUGA: Korupsi Kehutanan, Mantan Bupati Siak Segera Disidangkan

Muhammad Subli (21) Ketua mahasiswa Riau asal Bengkali,  mengatakan bahwa di kalangan mahasiswa Riau di Jakarta, BSDMI bukanlah nama yang asing lagi.

‘’Pembicaraan ini sebenarnya sekitar seminggu yang lalu
Namanya Leo, umurnya sekitar 35-an

BACA JUGA: KPK Bantah Ada Penyidik Lecehkan Istri Hakim

Awalnya pertemuan hanya kekeluargaan biasa, tapi ujung-ujungnya menjelaskan tentang kiprah lembaga BSDMI ini,’’ kata Subli.

Kedatangan Leo disambut oleh mahasiswa Riau di Sekretariat Mahasiswa Riau yang beralamat di Ciputat
Selama hampir 1 jam, Leo menceritakan tentang sebuah proyek besar yang dananya berasal dari World Bank (Bank Dunia) dalam bentuk dana hibah.

Satu persatu mahasiswa Riau dipanggil untuk diajak bicara empat mata

BACA JUGA: Didalami, Percobaan Suap Kasus Pemkab Batubara

Secara bergantianSebelumnya mahasiswa tidak mengenal siapa Leo, namun karena sering berkunjung ke asrama mahasiswa selama lebih kurang 2 bulan lalu, pembicaraan soal BSDMI semakin mengerucut.

Leo mengatakan, dana hibah ini memang diprogramkan untuk membantu pemerintah kabupaten terkait apabila ada salah satu dari program pemerintah tersebut yang belum terselesaikanMaka dengan dana inilah nantinya bisa membantu program tersebut.

‘’Karena itu dia meminta mahasiswa yang mengenal  Bupati atau Walikota asal daerah mereka, untuk ikut melakukan lobyKatanya bila nanti dana dari World Bank cair, maka mahasiswa yang bisa meloby kepala daerah akan mendapatkan fee 2,5 persen dari dana hibah bernilai ratusan miliar ini,’’ kata Supriadi (21) mahasiswa Riau asal Indragiri Hilir menambahkan.

Rudi (24) mahasiswa asal Inhil mengatakan bahwa sudah banyak mahasiswa Riau di Jakarta yang awalnya percayaBahkan saat ini beberapa rekan mereka sedang berada di Pekanbaru untuk mulai melakukan pendekatan dengan kepala daerah.

Heri Fitramansyah (24), mahasiswa asal Indragiri Hilir yang menjabat sebagai Sekjen Forum Komunikasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau se Indonesia (Forkom Hipemari) mengatakan belum ada mahasiswa Riau yang tertipu secara keuanganNamun mereka memang sempat percaya karena lembaga ini menyebutkan telah melantik Gubernur Riau sebagai salah satu pembina lembaga ini.

‘’Kami masih menyelidiki soal keberadaan lembaga ini ke Mendagri dan KemenkeuKarena katanya dana ada di sanaMereka memang mengatakan, 3 hari lalu Gubernur Riau Rusli Zainal dilantik menjadi pembina BSDMITapi di Jakarta bukan di Pekanbaru,’’ kata Heri.

Bukan hanya dilantik, kata Heri,  Leo juga mengatakan kepada para mahasiswa Riau ini bahwa Gubri Rusli Zainal dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

‘’Kami mendengar semua pernyataan mengenai hal tersebutLeo sendiri mengatakan soal Gubernur Riau ikut dilantik oleh SBYKami pun jadinya percaya,’’ kata Muhammad Fakhrurozi (23), yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Inhil di Jakarta.

Gubernur Riau  Membantah Dari Cina

Mendengar namanya dikait-kaitkan dengan BSDMI bahkan disebut telah dilantik menjadi salah satu pengurus di tingkat Provinsi, Gubernur Riau Rusli Zainal yang sedang melakukan kunjungan kerja di Cina langsung melakukan bantahan keras.

‘’Saya tidak tahu apa itu BSDMI? Tidak ada lantik melantik itu?Siapkan saja bahannya, saya akan siapkan pengacara,’’ tegas Rusli dalam pesan singkatnya pada JPNN.

Tak lama kemudian, Kabiro Humas Pemprov Riau, Chairul Rizki menghubungi JPNN dan menegaskan kembali bahwa tidak ada agenda  Rusli Zainal menghadiri pelantikan di Jakarta.

‘’Jumat dan Sabtu, Gubernur Riau di PekanbaruMalam minggu Gubernur Riau di Jakarta dan laporan ajudan, tidak ada agenda apapunKarena Minggu pagi melakukan kunker ke Cina dalam rangka persiapan PON,’’ kata Rizki.

Dengan dicatutnya nama Gubernur Riau kepada para mahasiswa Riau, Rizki menyayangkan kejadian iniGubri mengimbau seluruh masyarakat untuk waspada dan yang ikut menjadi korban segera melapor ke Polda RiauGubernur Riau pun akan melakukan hal yang sama.

‘’Bila terbukti mereka mencatut nama Gubernur Riau, kami jelas tidak terima dan akan segera melaporkan kasus ini ke Polda Riau untuk ditindaklanjuti,’’ tegas Rizki.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Putusan Prita, DPR Segera Panggil Hakim MA


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler