Diduga Rabies, Bocah 9 Tahun Tewas

Digigit Anjing Dua Bulan Lalu

Sabtu, 01 November 2014 – 10:19 WIB

jpnn.com - SETELAH menjalani perawatan sejak Selasa (28/10) di RS Sanglah Denpasar, Bali, pasien suspect (terduga) rabies asal Karangasem, NKA, 9, mengembuskan nafas terakhirnya. NKA adalah bocah yang dirujuk dari RSUD Karangasem dan memiliki ciri-ciri terkena rabies. 

Bocah itu memang memiliki riwayat tergigit anjing sekitar dua bulan silam. Sepuluh hari kemudian, anjing yang menggigitnya ditemukan mati. 

BACA JUGA: Beri Pinjaman Lunak untuk Eks PSK Hingga Rp 150 Juta

“Pasien diduga terkena rabies,” kata seorang perawat RS Sanglah, seperti ditulis Radar Bali (JPNN Group). Informasinya, setelah tergigit anjing, sang bocah hanya ditangani apa adanya di rumah, tanpa diberikan vaksi antirabies.

Kasubag Humas RS Sanglah dr Kadek Nariyantha mengatakan, selama dirawat, pihaknya sudah memberikan yang terbaik untuk NKA. Bahkan pelayanan diberikan sesuai dengan protap pasien rabies. “Tapi ada daya pasien dinyatakan meninggal pagi tadi (kemarin),” ujarnya. (fil/zul/wan/yes/mas/jpnn)

BACA JUGA: Giliran Pegunungan di Banyuwangi Dilalap Api

BACA JUGA: Potensi Kerugian Pertukaran Satwa KBS Capai Rp 840 M

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setelah Bupati Enthus Ngamuk, Hari Ini RS Kumpulkan Dokter


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler