Penanaman Padi Perdana

Diguyur Hujan, Bupati Karolin Pantang Menyerah Bareng Petani

Senin, 20 November 2017 – 22:17 WIB
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa berada di tengah sawah untuk melaksanakan tanam padi perdana di Dusun Seginah, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Senin (20/11). Foto: Pemkab Landak

jpnn.com, LANDAK - Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Landak diiringi terpaan angin yang kencang tak menyurutkan semangat Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa. Kali ini, Bupati Karolin bersama masyarakat untuk turun ke sawah melaksanakan tanam padi perdana di Dusun Seginah, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Senin (20/11).

“Kita bersyukur pada hari ini kita dapat melaksanakan penanaman padi perdana di Dusun Seginah, Desa Aur Sampuk meskipun cuaca saat ini kurang mendukung hujan deras dari tadi pagi tetapi tidak mengurangi semangat kita untuk melaksanakan kegiatan pada hari ini,” tutur Karolin.

BACA JUGA: 2018, Kabupaten Landak Buka Pendaftaran Tenaga Kesehatan

Sebelumnya, Bupati Karolin menyerahkan bantuan satu unit hand tractor kepada Poktan Ai’ Seginah. Bupati milenial ini berharap produksi padi di Kabupaten Landak akan terus meningkat setiap tahunnya hingga mencapai swasembada beras. Bukan tidak mungkin harapan itu dapat terwujud, menurut dia, apabila semangat untuk bekerja keras, tekun dan selalu menjaga kekompakan dapat terjaga dengan baik.

BACA JUGA: Karolin: Cegah Paham Radikal di Kalangan Generasi Milenial

“Mudah-mudahan produksi padi kita kedepan dapat terus meningkat. Saya percaya dengan kerja keras, ketekunan serta kekompakan di antara kita niscaya harapan itu akan terwujud, bagi yang menerima bantua Alsintan (alat pertanian, red), yang namanya bantuan itu diberikan bukan untuk satu orang saja. Itu diperuntukan bagi kelompok tani, digunakan bersama-sama, untuk kepentingan bersama, dan paling penting juga harus dirawat,” kata Karolin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Vinsensius mengatakan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah saat ini, pihaknya telah mensosialisasikan program tanam padi tanpa musim.

BACA JUGA: Jangan Terkecoh, ini Cara Bedakan Pupuk Asli dan Palsu

“Mengulang kebijakan dari Ibu Bupati, kita telah menerapkan kepada setiap petani program tanam tanpa musim yang artinya tanam padi tidak hanya sekali setahun tetapi dapat dilakukan dua sampai tiga kali dalam setahun,” ungkap Pria yang akrab disapa Vinsen itu.

Vinsen berharap para petani dapat memanfaatkan lahan kosong di sekitar persawahan untuk ditanam sayur-sayuran sehingga masyarakat tidak perlu membeli di pasar.

“Seperti yang juga selalu diingatkan oleh Ibu Bupati, kami mengimbau kepada para petani untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar sawah untuk ditanam sayur-sayuran sehingga tidak perlu membeli lagi, terkait cuaca juga, panas dan hujan itu adalah sahabat bagi para petani, jangan mudah putus asa,” kata Vinsen.

Usai kegiatan, Bupati Karolin duduk santai menikmati segelas kopi hangat dan penganan yang telah dihidangkan sembari berdiskusi bersama masyarakat yang hadir. Gelak tawa orang nomor satu di Kabupaten Landak bersama masyarakatnya ini menghangatkan suasana meskipun cuaca dingin terus menerpa dan hujan tak kunjung berhenti.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Serahkan SK Pemanfaatan Hutan Untuk Petani di Bekasi


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler