Dihantam Ombak, Kapal Singapura Tenggelam

Senin, 18 Januari 2010 – 11:19 WIB
LAGOI- Tingginya ombak di sejumlah peraian Indoensia dalam beberapa waktu terakhir ini, akhirnya memakan korbanSebuah kapal cargo berbendera Singapura, KM Joyfull Noise tenggelam di peraian Desa senggiling, sekitar 5 mil dari Pantai Bintan Lagoon Resort (BLR), Lagoi

BACA JUGA: Miras dari Rendaman Janin

Kapal tersebut tenggelam karena dihantam ombak setinggi tiga meter dan langsung membuat kapal degan panjang 12 meter itu terbelah.

Kapolres Bintan, AKBP Yohanes S Widodo yang dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut
"Untungnya, dua awak kapal berhasil diselamatkan," kata Yohanes S Widodo, akhir pekan tadi.

Kedua awak kapal naas tersebut masing-masing Suherman, 51, warga negara Indonesia (WNI) dan Antonio Firnando, 45, warga negara Pilipina

BACA JUGA: Nelayan Gunung Kidul Pilih Bertani

Keduanya berhasil diselamatkan karena terlihat oleh penjaga pantai BLR Lagoi sedang terapung-apung di laut Cina Selatan.
  
Petugas penjaga pantai dan anggota polisi pariwisata setempat langsung memberikan pertolongan terhadap dua korban yang terapung-apung di lautan tadi
Keduanya berhasil selamat karena terjun ke laut dengan mengenakan life jacket sebelum kapal yang ditumpanginya amblas ke dasar laut yang terkenal ganas saat musim angin Utara.
  
Dari pengakuan korban, kapal mereka tenggelam akibat diterjang ombak dengan ketinggian tiga meter

BACA JUGA: Perajin Gula Merah Tak Naikkan Harga

Disebutkan, mereka ditugaskan oleh pemilik kapal dari Singapura untuk membawa kapal ke Brunei Darussalam.
  
Tiba di tengah perjalanan, tepatnya di lokasi kejadian kapal mereka tergolong ombak kuatBeruntung mereka berhasil lolos dari maut berkat menggunakan life jacket (jaket keselamatan).
  
Berkenaan dengan penyelamatan tersebut, tambah kapolres, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam seperyi Syahbandar dan Imigrasi karena menyangkut orang asingDari hasil pemeriksaan ternyata keduanya benar awak kapal naas dari Singapura, sehingga mereka dilepaskan untuk dikembalikan.
  
Menyikapi musibah tersebut, Kapolres mengimbau warga terutama untuk berhati-hati saat melaut terutama saat memasuki musim angin utara karena saat ini ombak tak bisa dipastikan"Pakailah life jacket saat melaut," ucap Kapolres.(cnt/fuz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tokoh PDIP Sebut Ibu Sudah Linglung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler