Direktur LIB Hingga Ketua PSSI Jatim Diperiksa Polisi Terkait Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oktober 2022 – 15:49 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut penyidik Bareskrim memeriksa sejumlah saksi terkait tragedi Kanjuruhan. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, MALANG - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut penyidik memeriksa sejumlah saksi terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Menutut Dedi, saksi yang diperiksa antara lain Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, dan Kadispora Jatim.

BACA JUGA: Demi Ungkap Tragedi Kanjuruhan, Mahfud: Pemerintah Bentuk TGIPF

"Saksi insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini," ujar Dedi kepada wartawan, Senin (3/10).

Tidak hanya itu, penyidik Bareskrim juga sedang memeriksa sejumlah personel kepolisian yang bertugas dalam pengamanan di stadion itu.

BACA JUGA: Punya Video Tentara di Tragedi Kanjuruhan? Silakan Lapor ke Jenderal Andika

Sejauh ini tim internal Bareskrim yang terdiri dari timsus dan Propam sudah memeriksa 18 orang mulai dari perwira pertama (pama) dan perwira menengah (pamen).

“Pemeriksaan ini untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab sebagai operator pemegang senjata pelontar. Ini yang sedang kami dalami terkait manajer pengamanannya,” ujarnya.

BACA JUGA: FIFA hingga Pesepak Bola Tersohor Dunia Ikut Berdukacita Pada Tragedi Kanjuruhan

Dedi menambahkan tim Inafis dan Labfor Polri juga terus bekerja melakukan olah TKP.

Adapun tim labfor masih bekerja untuk mendalami dan menganalisis 32 titik CCTV di sekitar stadion. Labfor juga memeriksa dan menganalisis enam HP.

“Tiga buah HP teridentifikasi milik korban dan tiga masih proses karena HP tersebut dipassword. Selain itu, Tim DVI juga akan mengidentifikasi terkait terduga pelaku pengerukan di dalam dan luar stadion,” kata Dedi.

Mantan Kapolda Kalteng itu mengatakan bahwa Inafis Polri bersama DVI juga berhasil mengidentifikasi 125 korban yang meninggal dunia.

Sementara, korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Total korban tragedi Kanjuruhan ada 455 orang.

“Untuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” katanya.

Dedi menambahkan tim investigas juga terus berkoordinasi dengan Menpora, Ketum PSSI, Pemprov Jatim, forkopimda untuk mengusut tuntas kasus tersebut. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Panggil Kemenpora, Polri, hingga PSSI


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler