Ditangkap Polisi, Alasannya Biar Kuat Bantu Istri Jaga Bayi

Jumat, 18 Agustus 2017 – 07:56 WIB
Ditangkap polisi. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Novian ditangkap polisi dari Polsekta Tanjungkarang Barat, Lampung, Rabu (16/8) malam.

Penjual buah yang tinggal di Kelurahan Sumberrejo, Kemiling, Bandarlampung, ini dibekuk bersama rekannya, Arismanto (30).

BACA JUGA: Ungkap 1 Ton Sabu-sabu, 27 Polisi Diberi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kapolsekta Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan, pihaknya mendapat informasi ada warga yang menggunakan narkoba. Penyelidikan dilakukan dan kediaman Arismanto digerebek.

”Kita menemukan kedua tersangka yang diduga sedang mengonsumsi sabu,” kata Hapran kemarin.

BACA JUGA: Perang Antinarkoba Duterte Semakin Berdarah, Sehari 32 Tewas

Polisi juga menemukan barang bukti satu paket kecil sabu seberat 0,13 gram, satu korek api gas, pecahan bong dan satu pipet.

Sementara Arismanto dan Novian mengaku telah mengonsumsi sabu sejak beberapa tahun lalu. Alasannya untuk menjaga daya tahan tubuh.

BACA JUGA: Komjen Buwas: 66 Narkoba Jenis Baru Masuk ke Indonesia

”Saya sudah nyabu sejak tahun 2014. Tapi tidak rutin. Sekitar dua bulan sekali,” kata Novian.

Menurut Novian, ia mengonsumsi sabu agar kuat begadang menjaga anaknya yang baru berusia 24 hari.

”Saya punya anak bayi. Jadi saya nyabu supaya kuat begadang bantu istri jaga bayi kami,” ujarnya.

Dua sahabat ini mengaku mendapatkan sabu dari RE (DPO) secara cuma-cuma. ”Saya sudah dua kali ini, dikasih oleh teman. Biasanya kalau mau nyabu, beli seharga seratus ribu untuk empat hisapan,” timpal Arismanto. (pip/yud/c1/ais)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oh, Pantesan Sabu Masuk Lapas Tebo, Ternyata Oknum Sipir Ini Dapat Jatah


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler