DPR: Ini Akibat Pemahaman yang Dangkal

Senin, 15 Mei 2017 – 15:01 WIB
Pendukung Ahok Bertahan di Depan LP Cipinang Foto by: Ricardo

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Sodik Mudjahid menyesalkan aksi bela terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama digiring pada upaya memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satunya seperti yang bergema adalah keinginan mendirikan Minahasa Raya Merdeka bergema di tengan aksi bela Ahok yang kini menjadi penghuni Rutan Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

BACA JUGA: Waspada! Aksi Pendukung Ahok Disusupi Gerakan Separatisme

Sodik menilai hal itu dipicu akibat pemahaman yang dangkal dan sempit terhadap makna Bineka Tunggal Ika.

"Bahkan terbalik (memahami) tentang makna toleransi dan intoleransi," kata Sodik menjawab JPNN.com, Senin (15/5).

BACA JUGA: Isu Minahasa Raya Merdeka Jangan Dianggap Remeh

Dia menyesalkan, orang yang menista agama disebut toleran. Sedangkan pembela Bineka Tunggal Ika, yang membela agamanya dinista justru anti-Bineka Tunggal Ika dan intoleran.

"Ini semua akibat krisis tokoh, krisis pemimpin dan krisis guru bangsa," tegas anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu.

BACA JUGA: Mungkin Ini Penyebab Kasus Ahok Melebar ke Minahasa Raya Merdeka

Dia mengatakan, krisis-krisis tersebut sangat tampak dalam kasus Ahok. Sodik mencontohkan, beberapa tokoh membela sikapnya tapi mencaci tokoh lain dengan argumen-argumen yang dangkal secara agama dan ilmiah.

Nah, Sodik menegaskan, perilaku tokoh-tokoh tersebut diamati dengan cermat sehingga mereka hilang kepercayaan.

"Maka membuat aksi dan tindakan sendiri-sendiri seperti saling usir," kata ketua DPP Partai Gerindra itu.

Karenanya, Sodik menyatakan harus ada dan dimunculkan guru-guru bangsa yang benar-benar baik dari kalangan pemerintah atau masyarakat.

"Bila perlu pemerintah ambil inisiatif untuk urun rembuk nasional," ujarnya. Dia menegaskan, partai politik juga harus memberikan edukasi tentang Bineka Tunggal Ika, toleransi dan lainnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Diminta Teduhkan Gejolak Minahasa Raya Merdeka


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler