Dua Opsi Perlawanan Bikin Rakornas Honorer K2 Memanas

Sebagian Minta Demo, Sebagian Lagi Mogok Massal

Minggu, 17 September 2017 – 13:43 WIB
Peserta Rakornas Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) dari 18 korwil (provinsi) di Indonesia. Foto: FHK2I for JPNN.com

jpnn.com, YOGYAKARTA - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) berjalan alot. Ratusan honorer K2 dari 18 korwil (provinsi) punya keinginan berbeda.

Tercatat ada dua opsi berbeda untuk melawan kebijakan pemerintah. Sebagian menuntut melakukan aksi demo besar-besaran. Sebagian lagi minta aksi mogok massal.

BACA JUGA: Honorer K2 Merasa Lebih Jago daripada CPNS Lulusan Cumlaude

"Rakornas kemarin (16/9) memang memanas. Hari ini dilanjutkan lagi untuk membuat keputusan apa aksi yang dilakukan honorer K2," kata Ketum FHK2I TIti Purwaningsih kepada JPNN, Minggu (17/9).

Titi menambahkan, ada plus minusnya bila honorer K2 melakukan aksi demo atau mogok massal. Minusnya, honorer K2 harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Belum lagi harus berhadapan dengan kepala dinas atau kepala sekolah yang akan menghalangi aksi honorer.

BACA JUGA: Hanya Ada Satu Cara Tuntaskan Masalah Honorer K2

Sisi positifnya, dari aksi ini pemerintah bisa melek dan melihat honorer K2 punya massa banyak. Selama ini pemerintah tenang karena honorer tetap mengabdi walaupun dibayar Rp 300 ribu per bulan.

"Kalau kami mogok massal, bagaimana kondisi proses belajar mengajar. Jangankan seminggu, sehari saja pasti kalang kabut kok," ujar Titi.(esy/jpnn)

BACA JUGA: 6.296 Guru Garis Depan jadi CPNS, Honorer K2 Kecewa Berat

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Rekrutmen CPNS Jalur Umum, Honorer K2 Geram


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler