Emak-emak Pepes Ditangkap, Begini Reaksi Fadli Zon

Selasa, 26 Februari 2019 – 12:05 WIB
Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian Resor Karawang Jawa Barat, mengamankan tiga orang yang diduga dari Partai Emak-emak Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Pepes). Ketiga emak-emak diamankan karena diduga melakukan kampanye hitam terhadap capres Joko Widodo atau Jokowi. 

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno atau BPN Prabowo - Sandi, Fadli Zon mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu merupakan pendapat pribadi. Bukan sikap resmi relawan Prabowo - Sandi. 

BACA JUGA: Emak – emak Ditangkap, tapi kok Laporan Kubu Prabowo – Sandi Dicueki?

"Dari video tersebut saya kira itu masih merupakan satu pendapat dari pribadi yang bersangkutan, bukan dari relawan resmi," katanya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/2). 

(Baca juga: Fitnah Jokowi di Medsos, Tiga Emak - Emak Ditangkap Polisi)

BACA JUGA: Trio Emak-Emak Penyebar Fitnah Bukan Timses Prabowo, Tapi..

Menurut Fadli, wacana tersebut masih dalam koridor karena ada juga pihak-pihak yang mempunyai pendapat seperti itu. Dia mengatakan hal tersebut juga masih menjadi polemik di masyarakat. "Jadi saya kira bukan kampanye hitam. Itu pendapat pribadi dia yang mungkin perlu klarifikasi," ujarnya.

Menurut Fadli, yang harus ditindak tegas justru pelanggaran yang dilakukan aparatur sipil negara atau ASN, kepala daerah maupun yang lain.

BACA JUGA: Fitnah Jokowi di Medsos, Tiga Emak - Emak Ditangkap Polisi

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menilai penetapan tiga emak-emak tersebut sebagai tersangka terkesan terburu-buru. "Ya justru itu jangan terburu-buru dong. Sementara yang lain diperlakukan tidak adil," katanya.

Fadli mengatakan, seharusnya dilakukan pengecekan dan klarifikasi terlebih dahulu. Mereka juga harus ada tim pendamping hukum. Menurut Fadli, pihaknya akan memberikan pendampingan hukum bila diperlukan. "Saya kira pasti, pasti ada, artinya pendampingan hukum ya saya kira mestilah siapa pun kalau memerlukan itu," ungkapnya. 

Wakil ketua DPR itu pun menilai tudingan ada master mind di balik perbuatan itu merupakan sebuah fitnah.  "Saya kira tidak ada kalau dari BPN, dari Pak Prabowo, dan Pak Sandiaga Uno tidak terkait dengan kampanye hitam," katanya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Viral Ibu-ibu Fitnah Jokowi, Tompi: Kasihan Anak-anaknya


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler