FSGI: Belum Ada Temuan Kebocoran UNBK SMK

Rabu, 05 April 2017 – 13:28 WIB
Siswa mengerjakan soal Ujian Nasional. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) membuka posko pengaduan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di 29 kota/kabupaten.

Selama posko dibuka sejak 3-13 April 2017, menurut Sekjen FSGI Retno Listyarti‎, belum ada laporan kebocoran soal maupun kunci jawaban UNBK.

BACA JUGA: Kunci Jawaban Rp 25 Ribu, Kemendikbud: Terlalu Murah!

‎"Dari posko pengaduan yang kami buka di 29 daerah di antaranya Bima, Mataram, Batam, DKI Jakarta, Tangerang, Medan, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Pekalongan, dan lain-lain, belum ada pengaduan adanya kebocoran soal maupun kunci jawaban UNBK," kata Retno di Jakarta, Rabu (5/4).

Selama tiga hari ini, ‎FSGI menerima tujuh jenis aduan, di antaranya soal pendanaan, masalah infrastruktur, pencurian komputer, gagal login, dan masih ada yang menggunakan UN berbasis kertas pensil (UNKP).

BACA JUGA: Hanya Lima Madrasah Aliyah Gelar UNBK

‎Di Bima, dua SMK negeri yang tidak mengikuti UNBK tetapi menggunakan UNKP yaitu SMKN 4 dan SMKN 6 Bima.

Waktu tes UNBK tidak sama ditemukan di lapangan untuk sekolah di wilayah Bima yang menggunakan paper test masuk pukul 08.00 WIB dan keluar pukul 10.30 WIB.

BACA JUGA: Kena Panah, Menancap di Kepala, Anak SMK Gagal UNBK

"Seharusnya juklak juknis SMK UNBK 2017 masuk jam 10.30 keluar jam 12.30 waktu setempat," tandasnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ratusan Pengaduan Warnai UNBK Hari Pertama


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
soal ujian   UNBK  

Terpopuler