Gagal Bongkar Brankas Indomaret, 2 Perampok Bersenpi Gasak Rokok dan Uang Receh

Jumat, 29 Maret 2019 – 20:18 WIB
Dua pria merampok Indomaret di Jalan Yos Sudarso, Pulo Brayan, Medan Barat, Sumut, Kamis (28/3). Foto: sumutpos.co

jpnn.com, MEDAN - Toko Indomaret di Jalan Yos Sudarso, Pulo Brayan, Medan Barat, Sumut, Kamis (28/3) sekitar pukul 04.00 WIB dirampok.

Dua perampok yang menenteng senjata laras panjang itu gagal membongkar brankas. Sehingga, mereka hanya menggasak uang di laci kasir sebesar Rp 500 ribu dan puluhan bungkus rokok di rak minimarket tersebut.

BACA JUGA: Kesal Dipisahkan dari Istri, Muhammad Rizki Nekat Tikam Leher Mertuanya

Pada saat kejadian, minimarket yang buka 24 jam itu hanya dijaga dua orang karyawan, Dimer Padang, 28, dan Fahmi, 29, tanpa didampingi sekuriti.

Menurut keterangan Dimer, para pelaku berperawakan tinggi kurus dengan menggunakan helm dan masker. Keduanya datang menggunakan sepedamotor matik dan menenteng senjata laras panjang yang dibungkus goni putih.

BACA JUGA: Gay Pembobol Toko Ponsel Ini Terpaksa Ditembak Lantaran Gigit Polisi

Ketika masuk ke Indomaret, kedua pelaku langsung menodongkan senjata laras panjang yang terbungkus goni tadi dan meminta mereka untuk mengeluarkan uang dari brankas. “Mulanya kami tidak percaya kalau itu senjata api, sempat kami bilang kalau uang tidak ada,” kata Dimer.

Mendengar jawaban itu, pelaku kesal dan memukul gagang senjata itu ke kepala Dimer. Saat itulah dia meyakini kalau di dalam goni itu adalah senjata laras panjang. Kemudian seorang pelaku memaksa Dimer dan Fahmi menunjukkan brankas. Merasa terancam, keduanya pun menunjukkan keberadaan berankas di lantai 2.

BACA JUGA: Komplotan Pembobol Rumah Mewah Diciduk, Hasil Jarahan untuk Biaya Menikah

Bersama seorang pelaku, mereka naik ke lantai dua untuk membuka brankas uang. Namun meski sudah berulang kali dicoba, brankas tak berhasil dibuka meski sudah dipukul-pukul oleh kedua karyawan tersebut.

Karena tak berhasil membongkar brankas, mereka kembali turun. Akhirnya kedua pelaku menggasak uang yang tersimpan di dalam laci meja kasir berikut puluhan bungkus rokok.

“Karena tak bisa buka brankas, kami turun lagi. Uang yang ada di meja kasir itulah yang dibawa, kuranglebih Rp 500 ribuan sama belasan rokok kurang,” ungkap Dimer.

Ketika kedua pelaku hendak kabur, Dimer dan Fahmi meneriakinya. Teriakan mereka ternyata mengundang perhatian warga sekitar. Tak mau jadi bulan-bulanan warga, seorang pelaku yang dibonceng kemudian meletuskan senjata api itu ke udara untuk menakuti-nakuti.

“Satu kali diletuskan bang, waktu warga mau mengejar mereka. Tapi karena tahu pelaku pegang senjata, tak ada yang berani,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Barat, Kompol Choky S Meliala, mengatakan, menyikapi laporan perampokan ini pihaknya langsung membentuk tim khusus (timsus) untuk melakukan pengungkapan dan mengejar pelaku. “Saat ini kita sedang mengumpulkan barang bukti termasuk rekaman CCTV beserta keterangan saksi dengan di back up personel Polrestabes dan Polda,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai apakah ada ditemukan selongsong peluru dari letusan senjata pelaku, Choky mengaku pihaknya tidak ada menemukannya di TKP. Namun ia berpendapat, bahwa selongsong tak ditemukan, karena diduga senjata yang dibawa pelaku diselimuti oleh karung goni. “Tidak ada selonsong peluru yang ditemukan di TKP. Menurut saksi, memang pelaku sempat meletuskan senjatanya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, perampokan serupa, menggunakan senjata laras panjang juga pernah terjadi di Simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan pada Sabtu 7 April 2018 lalu sekitar pukul 23.45 WIB lalu. Menurut informasi dari CCTV, pria tersebut memiliki ciri-ciri tingi badan 170 cm, menggunakan celana loreng, jaket hitam merek Adidas, helm corong warna hitam dan sepatu cat warna hitam tapak putih.

Dalam kejadian tersebut, pelaku memaksa kasir untuk memasukkan seluruh uang dalam kasir dan brankas senilai Rp 150 Juta. Setelah pelaku memaksa kasir memasukkan uang ke dalam kantongan plastik, selanjutnya pelaku dengan santai meninggalkan TKP. (dvs)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Pemuda Tewas Dihakimi Massa di Kawasan Kampus, Begini Respons Unimed


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler