Gagal Bunuh Diri, Udin Jadi Tontonan Warga

Kamis, 26 Februari 2015 – 04:17 WIB

jpnn.com - TASIK – Udin, pria asal Kebon Cau, Bandung pada Selasa lalu (24/2) jadi tontonan warga di Jalan Ir Juanda Kota Tasikmalaya. Pasalnya, pria umur 40 tahun itu gagal mengakhiri hidupnya sendiri.

Sekitar pukul 08.00, Udin melompat dari tepi jalan ke tebing di bibir sungai setinggi 8 meter. Dia tidak mati, tapi terluka, karena saat jatuh mengenai cadas.

BACA JUGA: Ingatkan KPU Kalsel Cermati Dinamika Politik Lokal

Usai terjatuh, dia menjadi tonton warga. Bahkan Jalan Ir Juanda macet. Penyebabnya, para pengendara mobil dan motor menghentikan kendaraan karena ingin melihat pria yang terkapar di Sungai Cieunteung dekat kampus LP3I Tasikmalaya.

Antrean kendaraan tampak dari dua arah. Baik dari Rancabango ke Linggajaya dan sebaliknya. Anggota polisi dibantu warga sibuk mengatur lalu lintas.

BACA JUGA: PAN Dekati Risma, PKB Galang Koalisi

Pukul 08.13, polisi turun ke jurang. Mereka dibantu warga mengevakuasi pria bertubuh tambun, berkepala pelontos, bercelana kolor pendek dan berkemeja biru itu Klinik Avecinna yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi Udin terkapar.

Andri (42), satpam LP3I mengaku melihat saat detik-detik pria tambun itu loncat ke jurang. Kata dia, Udin sebelum meloncat mengambil aba-aba. Dia mundur beberapa langkah lalu berteriak hingga masuk jurang.

BACA JUGA: Lesus Porak - porandakan Tiga Kecamatan

“Saya tidak melakukan apa-apa karena tidak tahu akan terjadi hal seperti ini,” ujarnya kepada Radar Tasikmalaya.

Selanjutnya, Andri dan dua rekannya sesama satpam menuju lokasi tempat Udin mencoba bunuh diri. Warga pun berdatangan. Mereka melihat pria itu sudah terkapar.

Andri juga menuturkan, Udin sebelum terjun ke tebing sempat mengganggu aktivitas warga. Dia hampir memasuki area Perumahan Kharisma Regency. Namun, security perumahan di seberang lokasi kejadian itu mengusirnya.

Udin nyaris masuk ke area kampus LP3I. Lagi-lagi petugas keamanan kampus mengusirnya. Pria itu marah. Dia mengacak-acak pekarangan pertokoan di tepi jalan, kemudian melempar batu ke pengendara sepeda, sepeda motor, bahkan pengendara mobil.

Heri, warga Rancabango mengaku geram mengetahui aksi nekad pria itu. “Karena sebelumnya, belum ada kejadian seperti ini di sekitar sini,” ujarnya.

Menurut Kapolsek Indihiang Kompol Setiyana, dari hasil observasinya diperkirakan bahwa Udin mengalami gangguan jiwa. Setelah diobati di Klinik Avecinna, Udin dititipkan di Yayasan Mentari Hati di kawasan eks Terminal Cilembang.

Oalah Udin…Din...(mg15/mg14/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Katanya Dilarang tapi Ada Daerah Boleh Gelar TKB CPNS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler