Habib Novel Sebut Menag Lukman Tak Disukai Umat

Minggu, 20 Mei 2018 – 19:29 WIB
Habib Novel Bamukmin. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin meminta Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin untuk melihat diri sebelum mengeluarkan daftar 200 mubalig tepercaya dalam memberikan dakwah.

Menurut Novel, seharusnya Lukman memperbaiki diri sebelum mengurus soal keagamaan. "Kemenag dalam pengkotak-ngotakan mubalig justru tidak dapat simpati umat. Yang kami tahu menterinya saja tidak mendapatkan simpati dari umat," kata Novel kepada JPNN.com, Minggu (20/5).

BACA JUGA: Habib Novel: Itu Mubalig Pembela Penguasa

Menurut Novel, rilis 200 mubalig versi Kemenag bisa membuat ketidakpercayaan umat kepada pemerintah. Terlebih, kata dia, mayoritas ulama yang diakomodasi Kemenag adalah mubalig yang isi dakwahnya memecah belah bangsa.

"Kasihan ulama yang tidak mau dikotak-kotakan itulah ulama yang istiqomah mengayomi umat tanpa harus masuk dalam daftar rilis 200 mubalig. Dan lagi-lagi kami menyaksikan ulah Kemenag yang dipimpinya gagal paham dan ini sangat kental aroma diskriminasi politiknya," tandas dia. (tan/jpnn)

BACA JUGA: Jika Tembus 200 Ribu Mubalig, Jokowi Bakal Diuntungkan

BACA JUGA: Daftar Mubalig Kemenag Bertentangan dengan Semangat Jokowi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Apa Ada Gunanya Merilis Daftar 200 Mubalig?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler