Haris Azhar Cs Bakal Lapor Balik, Pengacara Luhut Malah Menantang

Senin, 21 Maret 2022 – 23:12 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan kuasa hukumnya, Juniver Girsang, saat keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (15/11). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kuasa hukum Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girsang menanggapi santai pernyataan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti yang akan melaporkan balik kliennya.

Juniver mempersilakan Direktur Lokataru dan Koordinator KontraS itu bila memolisikan Luhut Binsar.

BACA JUGA: Kubu Luhut Binsar Tantang Haris Azhar dan Fatia KontraS Buka-bukaan di Pengadilan

"Silakan saja, ini aneh dia (Haris dan Fatia, red) yang sedang diproses sekarang bikin laporan," kata Juniver saat dikonfirmasi, Senin (21/3).

Magister hukum Unpad itu siap menerima konsekuensi laporan kubu Haris Azhar Cs itu.

BACA JUGA: Dituduh Cemarkan Nama Baik Luhut, Haris Azhar Cs Malah Minta Hadiah Rp 100 Juta

"Kami siap menghadapi dan siap menjelaskan kalau ada laporannya," kata Juniver.

Dia malah menantang para aktivis itu menyajikan fakta dalam laporannya, bukan cuma opini.

BACA JUGA: Haris Azhar vs Luhut, Begini Hasil Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

"Harus ada faktanya," kata Juniver Girsang.

Kubu Haris Azhar memastikan akan melaporkan balik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ke polisi.

Kuasa hukum Haris, Nurkholis Hidayat mengatakan pihaknya masih merahasiakan materi laporan untuk menjerat Luhut.

"Jadi, akan laporan balik, walaupun secara legal ini bukan delik aduan," kata Nurkholis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3).

Fatia KontraS dan Direktur Lokataru Haris Azhar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Penetapan tersangka itu buntut pelaporan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang diduga melakukan pencemaran nama baik.

Menko Marves Luhut Binsar melaporkan Haris dan Fatia lantaran video berjudul "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya" yang diunggah melalui akun Haris Azhar di YouTube.

Video tersebut membahas laporan sejumlah organisasi, termasuk KontraS tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI di balik tambang emas atau rencana eksploitasi wilayah Intan Jaya, Papua.

Laporan Luhut Binsar tersebut telah diterima dan terdaftar dengan nomor laporan polisi: STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 September 2021. (cr3/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Simak Kalimat Haris Azhar & Fatia KontraS Seusai Diperiksa Sebagai Tersangka Pencemaran Nama Luhut


Redaktur : Adil
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler