Honorer Pendukung Prabowo-Sandi Siap Seruduk Banten

Minggu, 24 Maret 2019 – 16:52 WIB
Aks Demonstrasi Guru Honorer. ILUSTRASI. Foto: Radar Malang/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menyikapi ketidakadilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten terhadap pemecatan enam guru honorer SMA 9 Kronjo Tangerang lantaran mendukung capres-cawapres Prabowo - Sandi mendorong aksi solidaritas. Seluruh honorer pendukung Prabowo-Sandi siap menyeruduk Disdikbud Banten.

“Demi solidaritas dan loyalitas sesama honorer kami siap mengerahkan massa honorer ke Banten," kata Ketua Umum PROPAS (Pro Prabowo-Sandi) K2 Indonesia Bhimma kepada JPNN, Minggu (24/3).

BACA JUGA: 6 Guru Honorer Banten Dipecat, Munir: Kami Bersatu Menangkan Prabowo - Sandi

Dia menegaskan, seluruh honorer merasa terusik dengan ketidakadilan yang dilakukan pemerintah. Disdikbud Banten tegas kepada guru honorer yang bukan aparatur sipil negara (ASN). Sementara ada pegawai Disdikbud Banten yang nyata terjun bebas dalam politik praktis justru dilindungi.

BACA JUGA: Mengawali Kampanye Terbuka di Manado, Prabowo: Torang Samua Basudara

BACA JUGA: 6 Guru Honorer Banten Dipecat, BPN Prabowo – Sandi: Jangan Arogan

"Kami serukan kepada seluruh relawan Prabowo-Sandi untuk melakukan gerakan aksi solidaritas terhadap guru honorer SMA 9 Kronjo dengan cara melakukan aksi demontrasi di Kantor Disdikbud Banten," serunya.

Bhimma menegaskan, setiap warga negara punya hak politik. PROPAS K2 Indonesia protes karena tidak hanya guru honorer Banten yang melakukan aksi dukungan. Ada banyak yang terang-terangan mendukung bahkan di jajaran kementerian, pejabat eselon satunya sering melakukan pose salam satu jari.

BACA JUGA: 6 Guru Honorer Dukung Prabowo Dipecat, Ketidakadilan Semakin Terlihat

"Kenapa sekretaris jenderal kementerian atau dirjen tidak dihukum. Apa karena mereka mendukung 01. Sedangkan honorer yang pengaruhnya kecil dihukum karena mendukung 02," kritiknya.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus 6 Honorer Banten Dipecat: Selalu Dilupakan, Saat Pilpres Disuruh Netral


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler