Iman Nilai Tuntutan Guru Honorer Salah Besar

Jumat, 04 Januari 2019 – 13:20 WIB
Ketua Umum Forum Komunikasi K2 Indonesia (FKK2I) Iman Supriatna. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Forum Komunikasi K2 Indonesia (FKK2I) Iman Supriatna merespons langsung tuntutan guru honorer yang meminta Unifah Rosyidi mundur dari jabatan ketua umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).

Menurut Iman, tuntutan mundur kepada Unifah sebagai ketum PB PGRI adalah keliru.

BACA JUGA: Guru Honorer Desak Unifah Mundur sebagai Ketum PB PGRI

"Salah besar kalau Bu Uni disuruh mundur dari jabatan ketum PB PGRI,” kata Iman kepada JPNN, Jumat (4/1).

Guru honorer di Bandung ini mengungkapkan saat melakukan audiensi dengan Unifah, semuanya dibuka. Unifah ternyata memang benar-benar berjuang untuk mem-PNS-kan honorer.

BACA JUGA: Kemenangan Guru Honorer jadi Penyemangat Pentolan K2

"Ketika kami mengadakan audensi dengan beliau akhirnya kami memahami, beliau ini betul-betul memperjuangkan seluruh honorer dengan berbagai macam pendekatan. Baik kepada MenPAN-RB bahkan ke presiden dengan berbagai pengajuan penyelesaian tenaga honorer," tutur Iman.

Dia melanjutkan, saat itu seluruh honorer baru menyadari yang selama ini punya pemikiran salah terhadap Unifah. Unifah sangat getol berjuang dan menjalankan amanah ketum sebelumnya (almarhum Sulistiyo).

BACA JUGA: Gerindra Tak Pernah Setuju Guru Honorer K2 jadi PPPK

"Kami salut ternyata beliau menjalankan amanah dari almarhum Pak Sulis untuk memperjuangkan honorer menjadi PNS. Semoga segala bentuk permasalahan bisa kami sikapi dengan arif dan bijaksana. Insyaallah Bu Unifah sebagai orang tua para guru bisa amanah dalam memerjuangkan honorer di Indonesia," tutupnya.

BACA JUGA: Guru Honorer Desak Unifah Mundur sebagai Ketum PB PGRI

Sebelumnya, pengacara guru honorer, Dr Andi Asrun SH mendesak agar Unifah mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PB PGRI. "Kami desak Bu Unifah mundur sebagai ketum PB PGRI karena krisis kepemimpinan," kata Andi Asrun lewat pesan singkatnya yang diterima JPNN, Kamis (3/1).(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Honorer K2 Kecewa DPR Tak Sentil RUU ASN di Penutupan Sidang


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler