Ingin Ajukan KUR? Ini Syaratnya

Minggu, 18 September 2016 – 10:40 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

jpnn.com - SAMARINDA – PT Bank Negara Indonesia tampaknya bakal sukses memenuhi target kredit saha rakyat sebesar Rp 101 miliar tahun ini. Hingga saat ini, BNI sudah menyalurkan KUR sebesar Rp 76 miliar.

Sebagai informasi, target di Samarinda itu tergolong yang paling besar dipatok BNI di Kalimantan. Di lima provinsi di wilayah ini, bank pelat merah menargetkan aliran dana KUR senilai Rp 700 miliar sepanjang 2016.

BACA JUGA: Mau Pariwisata Daerah Tumbuh Pesat? Harus Go Digital!

 “Kalau dilihat prospeknya, masih sangat baik untuk penyalur KUR. Tahun ini pasti akan mencapai target seperti tahun lalu,” ujar Wakil Pimpinan Sentral Kredit Kecil (SKC) BNI Samarinda Heri Alfian.

Dia mengatakan, tahun lalu, UMKM di Samarinda mampu menyerap Rp 25 miliar dana KUR dari BNI. Padahal targetnya Rp 24 miliar. “Saat ini, khusus area Samarinda, debitur KUR sudah mencapai 380 orang,” imbuhnya.

BACA JUGA: Kumpulkan Seluruh Jajaran Direksi Pelindo, Menhub Sampaikan 3 Poin Penting

Menurut Heri, keberhasilan KUR juga harus dilihat dari kualitas kreditnya. Dia menilai, KUR Samarinda bisa dikatakan baik.

“Kebanyakan debitur di Samarinda, berasal dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran, dengan pangsa sekitar 80 persen,” imbuhnya.

BACA JUGA: Ekonomi Sedang Sulit, Penjualan BMW Makin Melejit

Kondisi itu, kata dia, sesuai dengan struktur perekonomian di Kota Tepian, yang memang ditopang oleh aktivitas para pedagang. “Sisanya terbagi atas pengusaha perkebunan, peternakan, dan industri,” imbuh dia.

Dia juga mengungkapkan sejumlah penghambat penyaluran KUR. Meski tak sebesar pebisnis besar, UMKM disebutnya juga mendapat tekanan kinerja karena kondisi ekonomi yang masih lesu.

Padahal, menurutnya, bunga murah pada program kredit bersubsidi ini sangatlah cocok bagi pelaku usaha di Samarinda.

Hal itu, ternyata tak banyak diketahui oleh kalangan pebisnis kecil yang menganggap bunga KUR sama besarnya dengan produk kredit lain. Sebagai informasi, saat ini bunga KUR dipatok sembilan persen.

Tak hanya bunga ringan, proses pengajuan kredit pun disebutnya relatif mudah dan cepat. Bisa diurus dan dicairkan dalam tiga hari, asalkan memenuhi persyaratan.

“Syarat KUR sangat mudah. Bahkan untuk kredit mikro itu tanpa agunan. Yang penting usahanya layak dibiayai, dan sudah jalan minimal enam bulan. Untuk surat keterangan usaha, cukup dari kelurahan. Sedangkan untuk retail, syaratnya juga tak sulit,” ungkap dia. (ctr/man2/k15/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Beberapa Kemudahan Ini Bikin Pasar Properti Seksi Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler