Ingin jadi PNS? Daftar di Wilayah Timur!

Minggu, 30 Oktober 2011 – 04:34 WIB
Seleksi tertulis penerimaan CPNS. Foto: Dok.JPNN

JAKARTA -- Pemerintah pusat kembali mengingatkan pemerintah daerah yang ingin mengadakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi yang dikecualikan dalam moratorium

Bila usulan kebutuhan tenaga medis, pendidik, dan kebutuhan pegawai yang mendesak lainnya yang disertai analisis jabatan serta beban kerja (Anjab) tidak dimasukkan hingga awal 2012, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tidak memberikan formasi pada daerah bersangkutan

BACA JUGA: PNS Beda dengan TKI

Itu berarti, daerah tidak bisa melaksanakan penerimaan CPNS tahun depan.

Batasan waktu ini dianggap penting lantaran pusat memerlukan waktu untuk memverifikasi usulan yang diajukan pemda.

Deputi SDM bidang Aparatur Kemenpan-RB,  Ramli Naibaho, menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi di bidang SDM
"Ini bagian dari reformasi birokrasi

BACA JUGA: Fadel Serius Ngurusi Garam

Kalau daerah memang butuh pegawai (medis, pendidik, dan kebutuhan mendesak), harus bergerak cepat
Kalau tidak memasukkannya hingga 2012, berarti tidak bisa melaksanakan penerimaan CPNS," tutur Ramli, Sabtu (29/10).

Satu hal lagi yang diingatkan pusat, bahwa walaupun usulan sudah dimasukkan tapi alokasi dana APBD daerah bersangkutan di atas 50 persennya untuk belanja pegawai, tetap tidak akan mendapatkan formasi CPNS

BACA JUGA: Plafon di Terminal 3 Runtuh, Diduga Mutu Bangunan Buruk

Formasi hanya diberikan pada daerah yang belanja pegawainya di bawah 50 persen.

"Kita tidak akan memberikan formasi pada daerah yang belanja pegawainya di atas 50 persenBegitu juga yang prosentasenya mepet mendekati 50 persen (contohnya 49,9 persenKarena kalau tetap dikasih, daerah bersangkutan yang akan kewalahan mempetakan anggarannya," terang mantan pejabat di Badan Kepegawai Negara (BKN) ini.

Dia menambahkan, rata-rata daerah di Jawa dan Bali, belanja pegawainya sudah sesak sehingga pemerintah kini lebih fokus ke bagian timur IndonesiaTerutama wilayah Maluku, Papua, dan Papua Barat.

"Kalau ingin jadi PNS, melamar saja di wilayah-wilayah tersebutDi daerah tersebut diberikan formasi lebih karena masih kurang aparaturnya," saran Ramli(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR akan Panggil Pengelola AP II


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler