Ini Alasan Mengapa Gaji Pegawai PLN Harus Dipotong untuk Ganti Rugi

Kamis, 08 Agustus 2019 – 16:59 WIB
PLN minta maaf karena mati lampu. Foto : Instagram

jpnn.com, JAKARTA - PT PLN akan memotong gaji pegawainya untuk membayar biaya kompensasi kepada para pelanggan yang terkena dampak mati listrik pada Minggu (4/8). Adapun biaya kompensasi yang dibayarkan kepada para pelanggan yakni Rp839,88 miliar untuk 22 juta pelanggan yang ada di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.

Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero), Djoko Raharjo Abumanan menjelaskan alasan mengapa gaji pegawai harus dipangkas. Untuk membayar biaya kompensasi pelanggan, harus berasal dari biaya operasional perusahaan.

BACA JUGA: DPR Nilai Penjelasan PLN soal Pohon Sengon tak Masuk Akal

Nah kata Djoko salah satu yang paling memungkinkan untuk dilakukan efesiensi berasal dari gaji pegawai.

BACA JUGA: Kata Fadli Zon Melihat Kekecewaan Presiden Sama Direksi PLN

BACA JUGA: DPR tidak Setuju Gaji Karyawan PLN Dipotong Akibat Blackout

"Makannya harus dihemat gaji pegawai," serunya.

Karena menurut Djoko, akibat kejadian ini maka perseroan harus lebih berhemat lagi biaya operasinya. Pasalnya, jika tidak berhemat maka akan terganggu program PLN yang sudah direncanakan sejak awal tahun.

BACA JUGA: Kompensasi ke Konsumen Penting, Tetapi Jangan Pangkas Gaji Karyawan PLN

“Kalau yang ini di pinalty dari biaya operasi. Enak aja punya PNM dipakai bayar kompensasi, (nanti) ditangkap,” tandasnya.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fadli Zon: Jangan Kriminalisasi Pohon Sengon


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler