BACA JUGA: Pro-Thaksin Membeludak, Abhisit Bergeming
Seperti dilaporkan harian Jepang Sankei Shimbun Minggu (29/3), 15 orang ahli dari Teheran telah berada di Pyongyang sejak awal Maret
Mengutip sumber anonim, Sankei Shimbun menyatakan kalau delegasi dari Iran tersebut mengantongi surat resmi dari Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang ditujukan kepada Pemimpin Korut Kim Jong-il
BACA JUGA: Bom Bunuh Diri di Masjid, 50 Tewas
"Isi surat itu menekankan pentingnya kerja sama bilateral kedua negara dalam bidang teknologi luar angkasa," tulis Shankei Shimbun, seperti dikutip AFP.
Iran dan Korut dalam bahasa mantan Presiden AS George W
BACA JUGA: Ratusan Pegawai NYT dan Google Diberhentikan
Teheran sudah berulang kali menyatakan kalau nuklir mereka dibuat untuk kepentingan damaiKarenanya, negeri tetangga Iraq itu menolak untuk menghentikannya.Adapun roket komunikasi Korut rencananya diluncurkan pada periode antara 4-8 Desember mendatang melintasi wilayah utara JepangTapi, Jepang, Korsel, dan AS curiga yang dimaksud roket itu sebenarnya adalah misil Taepodong-2 yang bisa menjangkau wilayah Amerika Utara.
Karena itulah, jepang sangat gerahMereka pun memobilisasi pasukan dan peralatan tempurnya ke wilayah yang diperkirakan akan dilintasi roket yang mereka tuding sebagai misil tersebutStasiun televisi milik pemerintah jepang, nhk, melaporkan, kemarin pesawat-pesawat angkatan udara jepang yang mengangkut rudal anti rudal patriot telah meninggalkan pangkalan mereka di bagian tengah Jepang
Pemerintah Negeri Sakura itu telah menegaskan, pasukan mereka sudah diixinkan untuk menembak jatuh apapun yang diluncurkan Korut yang melintas di wilayah udara mereka.
Perwakilan Jepang, Korsel, dan AS juga sudah bertemu di Washington akhir pekan laluMereka sepakat melaporkan rencana Korut itu ke Dewan Keamanan PBBKetiga negara itu juga mengingatkan Pyongyang kalau tiap aktivitas yang berkaitan dengan uji rudal balistik merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan
Namun, pyongyang tak gentarMereka mengingatkan, penembakan satelit komunikasi yang diluncurkan untuk tujuan damai, sama saja dengan menabuh genderang perang(cak/ttg)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Perompak Tahan Dua Kapal di Perairan Somalia
Redaktur : Tim Redaksi