Jamaah Asal Banjarmasin Hilang di Madinah

Sabtu, 11 Desember 2010 – 07:48 WIB

JAKARTA - Jelang berakhirnya pemulangan jamaah haji Indonesia dari Arab Saudi, pantia penyelenggara haji masih harus menuntaskan sejumlah persoalanSeorang jamaah haji dari kloter 11 embarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan bernama Takeyanie Pacong Wennah bin Pacong dikabarkan hilang sejak 4 Desember lalu

BACA JUGA: Bidan-Perawat Wajib Berizin

Pria itu menghilang usai menjalankan salat Isya di Masjid Nabawi.

Dalam laporan tertulis kepada Kementerian Agama (Kemenag), Ketua Kloter 11 Banjarmasin, Ahmad Hijazi, berbagai upaya telah ditempuh untuk menemukan pria itu namun belum juga membuahkan hasil
Takeyanie ?hilang setelah pergi ke sebuah mall usai melaksanakan salat Isya berjamaah di Masjid Nabawi sepekan lalu

BACA JUGA: Demokrat Juga Minta Sultan Mundur dari Golkar

"Sebenarnya mall tersebut berada di seberang Ritaj Hotel tempat Takeyanie tinggal," kata Hijazi dalam keterangan tertulis yang dikutip Kemenag di Jakarta kemarin (12/10)

 Namun, setelah menghilang hampir sepekan Takeyanie tak diketahui keberadannya
Diduga kuat, dia tersesat setelah menumpang taksi gelap yang berada di sekitar mall terebut

BACA JUGA: Penegakan HAM Baru Baik di Atas Kertas

"Jadi ada kemungkinan dia dibawa oleh sopir taksiBiasanya mereka langsung angkut saja," kisah Hijazi.

Pihak keluarga dan juga kantor perwakilan Kemenag di Kaltim sudah mengetahui kabar kejadian iniSeorang putra Takeyanie mengaku sempat ditelepon sang ayah dan menceritakan jika dirinya tersesat dan hilang selama dua hariTapi, telepon genggam itu kemudian mati dan tidak bisa dihubungi lagi.

Karena pencarian tak membuahkan hasil, Takiyanie pun akhirnya ditinggal oleh Kloter 11 embarkasi BanjarmasinKloter 11 terpaksa kembali ke Tanah Air meski belum menemukan TakeyanieKeputusan itu diambil sebab pihak maskapai penerbangan tidak mungkin mengubah jadwal pemulangan bagi jamaah Banjarmasin 11 tersebutHijazi telah meminta surat keterangan hilang sebelum kembali ke Tanah Air dini hari tadi.

Di tempat terpisah, jumlah jamaah haji yang diduga tertular virus flu babi terus bertambahKini diperkirakan ada tujuh jamaah yang dirujuk ke RS King Fahd, Madinah dengan gejala mirip H1N1.

Wakil Kadakaer Madinah bidang kesehatan, dr Mawari Edi mengatakan telah mendeteksi kasus ituTim langsung merujuk jamaah yang diduga tertular virus Flu Babi ke rumah sakit King Fahd Madinah karena disana memiliki peralatan yang lengkap.

Mawari mengatakan, dari 22 pasien yang dirujuk ke RS King Fahd, tujuh di antaranya memiliki gejala pneumonia yang mirip H1N1Tapi, setelah dicek di King Fahd, tiga orang dinyatakan negatifMawari menambahkan, satu orang positif atas nama SuharnoSementara tiga lainnya hasilnya belum keluar"Semoga selanjutnya hasilnya negatif," terang Mawari.

Pencegahan H1N1 juga dilakukan dengan cara screening bagi jamaah yang akan kembali ke Tanah AirScreening dilakukan terutama untuk kloter yang memiliki jamaah sakit dengan riwayat mirip H1N1.Jamaah yang sudah dilakukan screening adalah asal SOC 48 asal Sleman yang merupakan tempat dari Suharno berasal."Tapi selanjutnya semua jamaah yang akan kembali ke Tanah Air akan dipastikan kesehatannya dulu dan ditesIni untuk menjaga agar virus itu tidak menyebar ke Tanah Air," pungkasnya(zul)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumahnya Strategis untuk Sembunyi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler