Job Fair UM Diramaikan 68 Perusahaan

Jumat, 12 September 2014 – 04:05 WIB

jpnn.com - MALANG -  Belum lama mewisuda para mahasiswa beberapa waktu lalu, Universitas Negeri Malang (UM) langsung bergerak cepat dengan cara menggelar pameran Pendidikan Internasional dan Job Fair.

Kegiatan tersebut digelar untuk menjembatani lulusan agar langsung bekerja di perusahaan yang sesuai dengan bidang studinya serta membuka jalan bagi yang ingin melanjutkan studi.

BACA JUGA: Bawa Pesan Persatuan, Tony Blair Kunjungi SMA Al Azhar

Ketua Pelaksana Ahmad Fahmi, ST, MT mengatakan, kegiatan job fair dan pendidikan Internasional ini serangkaian dari Lustrum ke XII UM tahun 2014, dan akan digelar selama dua hari Kamis-Jumat (11-12/9).

Menurutnya, ada sekitar 68 perusahaan yang ikut serta pada job fair kali ini. Dalam kegiatan ini, UM juga memberikan angket kepada perusahaan untuk mengetahui kepuasan menerima lulusan dari UM.

BACA JUGA: Awas, Guru Bule Kuasai Bekasi

“Perusahaan langsung rekrutmen kerja disini, dan ini sebagai bahan evaluasi kedepan bagi UM untuk mempersiapkan lulusan yang layak di pasarkan,”ujarnya.

Sebab, problem dari tahun ke tahun masih ditemukan beberapa indikator kelemahan dari lulusan UM. Diantaranya, tidak percaya diri dalam melamar kerja, dari bahasa Inggrisnya masih lemah, dan tidak siap mengikuti tes kesehatan.

BACA JUGA: Sarjana Indonesia Lebih Mudah Kuliah di LN

Hal tersebut menjadi bahan evaluasi dalam proses belajar di bangku kuliah. Sekaligus persiapan untuk akreditasi kedepannya. Sehingga evaluasi tersebut akan diserahkan terhadap fakultas masing-masing.

Dijelaskanny a, setiap tahun prosentase alumni yang berhasil diterima oleh perusahaan mengalami peningkatan. Tahun lalu berkisar 40-50 persen lulusan yang langsung kerja dan diterima.

“Kami optimis kedepan prosentase lulusan yang dapat kerja akan terus naik, ini seiring dengan perbaikan dan evaluasi proses belajar karena semakin diarahkan pada kebutuhan dunia kerja,”jelasnya kepada Malang Post (Grup JPNN).

Dosen Teknik Elektro UM ini menuturkan, bahwa dalam kegiatan ini juga dilangsungkan workshop wawasan kerja, disampaikan langsung oleh pihak perusahaan. Dalam workshop itu nantinya dipaparkan tata cara, mulai dari cara menulis lamaran, menghadapi tes wawancara, menentukan gaji pertama atau pantas digaji berapa.

Untuk dunia pendidikan, pihaknya juga menjembatani alumni yang ingin menempuh studi lanjut lewat jalur beasiswa, baik dalam negeri maupun luar negeri. Kendati demikian, peluang tersebut belum terserap secara maksimal.

Meskipun banyak lulusan yang mendaftar tapi dari segi bahasa Inggrisnya lemah, sehingga gagal mendapatkan beasiswa kuliah.  

“Kadang potensi alumni itu berbeda dan bermacam-macam. Apakah mau kerja maupun studi lanjut, namun sejauh ini banyak yang memilih bekerja,”paparnya, sembari menyebut kegiatan ini terbuka untuk Malang Raya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UM, Dr. I wayan Dasna M.Si, M.Ed menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah UM dalam memberikan kemudahan bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja.

Selain itu, kegiatan seperti ini menunjukkan jika perusahaan memandang UM memiliki lulusan yang mumpuni dan sesuai dengan kebutuhan di perusahaan.

“Antusiasme alumni dan perusahaan sama-sama tinggi. Sehingga jangan terkesan habis lulus semakin menambah jumlah pengangguran, tetapi jauh-jauh hari sudah dipersiapkan dan saat lulus tinggal di tawarkan ke perusahaan sesuai dengan bidangnya masing-masing,”pungkasnya. (mik/adv/oci)

BACA ARTIKEL LAINNYA... K-13 Amburadul, Kemendikbud Pede Saja


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler