Jumlah Guru Honorer Overload

Sabtu, 07 Februari 2009 – 07:30 WIB
JAKARTA - Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) meminta sekolah-sekolah di daerah membatasi pengangkatan guru honorerSebab, jumlah guru honorer di Indonesia boleh dibilang overload

BACA JUGA: Atlas Nasional Pertama Dirilis

Jika tak dibatasi, kualitas tenaga pengajar dikhawatirkan menurun.

Berdasar data yang dirilis Ditjen PMPTK, guru honorer di Indonesia saat ini 922.308 orang
Rinciannya, guru honorer di sekolah negeri 472.475 orang dan sekolah swasta 449.833

BACA JUGA: Depag Angkat 43 Ribu Guru Honorer

Jumlah itu tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Jika dirinci lagi, guru honorer yang berada di sekolah negeri terdiri atas guru bantu (GB) 55.748 orang, guru honorer daerah (GHD) 51.930 orang, dan guru tidak tetap (GTT) 362.030 orang
Sedangkan guru honorer yang tersebar di sekolah swasta terdiri atas guru bantu 21.324 orang, GHD 10.082 orang, GTT 218.04 orang, dan guru tetap yayasan (GTY) 199.036 orang.

''Namun, tingkat penyebaran pendidik belum merata

BACA JUGA: Sertifikat Profesi Jadi Syarat CPNS

Karena itu, untuk mengurangi kelebihan guru di suatu daerah, kami meminta daerah membatasi rekrutmen guru,'' tutur Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Depdiknas Achmad DasukiSaat ini, lanjut dia, banyak sekolah yang mengangkat guru honorer seenaknya, tanpa memperhatikan kebutuhan secara keseluruhan.

Agar pemerataan guru tercapai, kata dia, pihaknya akan menyampaikan persoalan itu ke DPRDengan begitu, usul tersebut bisa disampaikan wakil rakyat kepada seluruh daerahDengan demikian, perekrutan guru honorer dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Dasuki mengatakan, untuk guru honorer yang sudah ada saat ini, kualifikasinya bisa ditingkatkanYakni, dengan mengikuti sertifikasi guruDengan demikian, mereka akan mendapatkan sertifikat pendidikKemudian, mereka juga bisa mengikuti perekrutan CPNS 2010.(kit/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggaran Rp 9 T untuk Rehab Kelas Rusak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler