Kapolda Baru Diyakini Mampu Tekan Angka Perampokan

Jumat, 29 Agustus 2014 – 08:30 WIB

jpnn.com - JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengakui selama ini belum terlihat prestasi yang menonjol dari Kapolda Sumut yang baru, Irjen Drs.Eko Hadi Sutedjo, SH,MH.

Namun sebagai perwira muda, Neta yakin Eko memiliki terobosan-terobosan untuk menjaga keamanan wilayah Sumut.

BACA JUGA: Kereta Keraton Dikabarkan Ada di Bukit karena Bisa Terbang

Terutama guna mengatasi aksi kriminalitas perampokan bersenjata, yang dalam setahun terakhir dinilai semakin nekat dan menjadi ancaman serius.

“Selama ini wilayah hukum Polda Sumut seperti tidak tertangani dengan maksimal. Terbukti gangguan keamanan terus bermunculan. Hal ini terjadi akibat tidak solidnya internal Polda Sumut. Dengan digantinya Kapolda Sumut, masyarakat tentu berharap banyak Kapolda yang baru akan mampu mengatasi situasi kamtibmas dan menekan angka kejahatan di Sumut,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/8) malam.

BACA JUGA: Aliran Magma Gunung Slamet Dekati Kawah

Menurut Neta, Irjen Eko merupakan perwira yang tergolong muda dari Akademi Kepolisian angkatan 85. Eko Hadi satu angkatan dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol Suhardi Alius dan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Syafruddin.

“Memang selama ini belum terlihat prestasi yang menonjol dari Irjen Eko, tapi selain punya terobosan, saya yakin kawan-kawan satu angkatannya yang sudah memegang jabatan-jabatan strategis di Mabes Polri tentu akan memberi dukungan penuh untuk Eko Hadi,” katanya.

BACA JUGA: Harga Eceran Rp 8 Ribu per Liter

Neta yakin Eko akan melahirkan terobosan-terobosan dengan mengembangkan teori-teori dan ilmu kepolisian yang dimilikinya di Akpol selama ini.

“Saya berharap itu bisa diterapkannya di Sumut. Untuk itu, kita tunggu gebrakan yang akan dilakukan Eko Hadi. Prioritas utama yang harus segera dilakukan setelah dilantik sebagai Kapolda adalah melakukan konsolidasi jajaran Poldasu,” katanya.

Selain itu, Eko kata Neta, juga diharapkan segera melakukan mutasi guna memangkas perwira-perwira yang tidak maksimal dalam bekerja profesional.

“Satu bulan pertama Eko Hadi harus mampu menekan angka kriminal dengan cara menangkap para pelaku kejahatan senjata api. Selain itu harus mampu menuntaskan kasus-kasus korupsi yang mandeg di Poldasu. Antara lain seperti dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Toba Samosir (Tobasa), Kasmin Simanjuntak,” katanya.

Menurut Neta, langkah cepat dan tepat perlu dilakukan Eko agar kepercayaan masyarakat Sumut kepada polisi kembali tumbuh dan Poldasu tidak dipandang sinis oleh publik.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tersangka Korupsi Masih Buron, Polresta Salahkan Media


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler